Dzikir Pagi, Al-Adiyat Ayat 6: Mukmin Bertobat Karena Watak Asli Manusia Ingkar Pada Penciptanya

Dzikir Pagi, Al-Adiyat Ayat 6: Mukmin Bertobat Karena Watak Asli Manusia Ingkar Pada Penciptanya

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Adiyat Ayat 6. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Al-Adiyat Ayat 6:

اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌ ۚ

Arab Latin: Innal-insāna lirabbihī lakanūd(un).

Artinya: sesungguhnya manusia itu sangatlah ingkar kepada Tuhannya.

Tafsir Ringkas Kemenag:
Demi kuda-kuda perang yang demikian sifatnya, sungguh manusia itu enggan bersyukur dan sangat ingkar kepada nikmat Tuhannya. Manusia, kecuali yang dirahmati Allah, malas bersyukur ketika mendapatkan nikmat dan tidak mau memenuhi kewajiban yang dibebankan kepadanya.

Dalam ayat ini, Allah menerangkan isi sumpah-Nya, yaitu: watak manusia adalah mengingkari kebenaran dan tidak mengakui hal-hal yang menyebabkan mereka harus bersyukur kepada penciptanya, kecuali orang-orang yang mendapat taufik, membiasakan diri berbuat kebajikan dan menjauhkan diri dari kemungkaran.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al Qoriah Ayat 6: Mukmin Perbanyak Timbangan Kebaikannya

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha