
Dirut Pertamina Dipanggil Presiden, Ada Apa?
Jakarta – Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/3/2025), untuk melaporkan kesiapan menjelang mudik, termasuk stok bahan bakar minyak (BBM).
“Bahas umum saja, kesiapan menyambut mudik. Kami pastikan operasional lancar, penyediaan energi lancar semuanya,” kata Simon menjawab pertanyaan wartawan tentang isi pertemuan dia dengan Presiden Prabowo.
Arus mudik diperkirakan berlangsung mulai pekan keempat Maret 2025 atau minggu terakhir Ramadhan. Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 28 Maret 2025 atau H-3 lebaran. Jasa Marga memprediksikan volume lalu lintas pada puncak mudik Lebaran mencapai 232 ribu kendaraan atau naik 50 persen terhadap volume lalu lintas normal.
Beberapa persiapan menjelang arus mudik mulai digelar, di antaranya sejumlah ruas jalan tol baru bakal dibuka, di antaranya di Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,5 kilometer, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan khusus untuk arus balik alternatif dari Bandung ke Jakarta, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Paiton sepanjang 23,47 km.
Namun, selepas bertemu Presiden, Simon enggan menjawab pertanyaan mengenai update kasus korupsi di Pertamina Patra Niaga. Simon meminta maaf kepada wartawan karena tak dapat melayani permintaan wawancara lebih lama, karena dia hendak ikut misa Rabu Abu di Katedral, Jakarta.
Rabu sore tadi, Presiden memanggil sejumlah menteri dan pimpinan BUMN, yaitu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari.
Setelah itu, giliran Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, kemudian Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan P. Roeslani, Wakil Menteri BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, dan CIO Danantara Pandu Sjahrir. Presiden juga bertemu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Rosan, Dony, dan Pandu tiba dalam waktu yang sama di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, sekitar pukul 16.30 WIB. Rosan memberi sinyal pertemuan antara jajaran direksi Danantara dengan Presiden kemungkinan diselingi dengan acara buka puasa bersama.
baca juga: Inspeksi Mendadak Dirut Pertamina Cek Kualitas BBM Di SPBU



