
Diduga Peras Tersangka, Kasatreskrim Polres Jaksel Disidang Etik
Jakarta – Polda Metro Jaya mengambil langkah tegas terhadap anggotanya yang diduga melakukan pelanggaran etik dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. Dalam waktu dekat ini Polda Metro Jaya akan menggelar sidang etika dugaan pemerasan yang dilakukan mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro.
“Dari Bidpropam Polda Metro Jaya bersama dengan Paminal segera menyelenggarakan sidang kode etik terhadap yang bersangkutan,” kata Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Radjo Alriadi di Jakarta, Rabu (29/01/25).
Selain Kasatreskrim AKBP Bintoro, lanjut Radjo, ada pihak lain yang diperiksa terkait kasus dugaan pemerasan yakni AKBP Gogo Galesung, anggota Kepolisian berinisial Z dan ND. Keduanya merupakan personel Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).
Duduk Perkara Kasus Pemerasan
Dugaan pemerasan bermula dari kasus meninggalnya seorang gadis berinisal FA (16 tahun) akibat pelecehan seksual dan dicekoki narkoba oleh pelaku bernama Arif Nugroho dan Muhammad Bayu Hartoyo. Arif Nugroho disebut-sebut anak bos jaringan laboratorium Prodia. Agar kasusnya dihentikan, AKBP Bintoro diduga meminta uang sebanyak Rp 20 Miliar kepada tersangka. Namun setelah uang diberikan kurang lebih Rp 5 Miliar, plus sebuah mobil mewah dan moter gede juga dibawa, ternyata kasusnya tetap berjalan. Tersangka pun tidak terima kemudian menggugat AKBP Bintoro ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kasus inipun menjadi viral dan mengundang Polda Metro Jaya turun tangan menyelidikinya.
Sementara, AKBP Bintoro membantah terlibat kasus pemerasan, menurutnya hal tersebut adalah fitnah. Iapun membuat video klarifikasi kepada masyarakat dan siap membuktikan dirinya bersih dari pemerasan.
“Tuduhan saya menerima uang 20 Miliar sangat mengada-ada. Saya membuka diri dengan sangat transparan untuk dilakukan pengecekan terhadap handphone saya keterkaitan ada tidaknya hubungan saya dengan saudara AN, karena selama ini saya tidak pernah berkomunikasi kepada yang bersangkutan” ujar Bintoro.
Baca dong: prodia-bantah-bos-mereka-terlibat-kasus-akbp-bintoro/



