Didemo Anak Buahnya Mendikti Saintek Kabur

Didemo Anak Buahnya Mendikti Saintek Kabur

Jakarta – Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo ratusan pegawai Kemendikti di kantornya sendiri. Pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menilai Satryo telah bertindak sewenang-wenang dengan memecat ASN Kemendikti Saintek.

Para pegawai yang mendapati Mendikti Saintek Satryo berada dalam mobil dinasnya dan hendak keluar, langsung menggeruduk mobil Satryo sambil meneriakan kata, “Turun,turun, turun”. Namun Menteri Satryo tidak merespon dan berlalu dengan kendaraan dinasnya RI-25.

Selanjutnya ratusan pegawai menggelar unjuk rasa mereka di lobi kantor Kemendikti Saintek sambil membentangkan beberapa spanduk bernada protes atas kepemimpinan Satryo.

Salah satu spanduk bertuliskan “Institusi Negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri”. Sementara spanduk lain dengan berlatar putih bertuliskan “Kami dibayar oleh negara, bekerja untuk negara bukan babu keluarga”. Selain spanduk karangan bunga berhiaskan kata-kata sindirian juga dikirimkan beberapa orang yang tak diketahui identitasnya. Namun karangan-karangan bunga tersebut disingkirkan dan dikumpulkan ke salah satu sudut ruangan kantor Kemendikti Saintek.

Demo ratusan pegawai tersebut merupakan buntut pemecatan seorang ASN Kemendikti Saaintek yang bertugas di Pranata Humas (Prahum) Ahli Muda dan Pj Rumah Tangga, atas nama NH. Ia dipecat karena dianggap tak mampu dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

”Tiba-tiba pimpinan tertinggi kami masuk ke ruangan kami dan dihadapan semua orang, beliau mengusir saya keluar dan memerintahkan untuk pindah ke Kemendikdasmen saya keluar dan salat,” kata NH dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2025).

Rekan-rekan kerja NH tidak terima dengan keputusan tersebut lantas menggelar unjuk rasa agar masalah yang mereka persoalkan didengar Presiden Prabowo Subianto.

Kemendikti Saintek Buka Suara

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Khairul Munadi dalam dialog jajaran pimpinan Kemdiktisaintek dengan para pegawai mengatakan terbuka dalam menyikapi berbagai isu dan dinamika dalam proses transisi kementerian.

“Ke depan, Kemdiktisaintek akan melakukan tindak lanjut atas berbagai aspirasi dari pegawai. Rotasi, promosi, maupun mutasi pada masa transisi Kementerian merupakan dinamika yang bisa saja dialami oleh setiap institusi,” kata Khairul.

Baca dong: https://reporter-channel.com/ini-uneg-unerg-nh-asn-kemendikti-saintek-yang-dipecat/

Share Here: