Danantara Mau Bantu Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Danantara Mau Bantu Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) memasukan persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB) dalam daftar prioritas restrukturisasi. Konsorsium proyek kereta Whoosh tengah menanggung beban keuangan cukup besar.

Menurut Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, pihaknya sedang menyiapkan sejumlah solusi jangka panjang untuk menyelesaikan persoalan utang kereta whoosh.

Dony menjelaskan restrukturisasi KCJB akan dilakukan secara komprehensif tanpa mengganggu kinerja jangka panjang sektor perkeretaapian nasional, khususnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai salah satu anggota konsorsium.

“Kami ingin penyelesaian kali ini bersifat komprehensif dan tidak mengganggu kinerja Kereta Api Indonesia ke depannya,” ujar Dony, Rabu (23/7).

Seperti diketahui, konsorsium KCJB melibatkan beberapa BUMN, antara lain PT KAI, PT Wijaya Karya (WIKA), dan PT Jasa Marga. Seluruh entitas ini terlibat dalam pengelolaan dan pendanaan proyek KCJB yang menelan biaya investasi hingga US$7,2 miliar, termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) sekitar US$1,2 miliar.

Biaya tambahan tersebut disebabkan oleh berbagai kendala seperti pembebasan lahan, perubahan desain, serta kompleksitas teknis selama konstruksi.

Skema pembiayaan proyek ini terdiri dari 25% ekuitas dan 75% pinjaman. Pembangunan proyek Kereta Cepat Whoosh diperoleh dari dana pinjaman China Development Bank 75%. Sedangkan 25% merupakan setoran modal pemegang saham, yaitu gabungan dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebesar 60% dan Beijing Yawan HSR Co. Ltd. Sebesar 40%.

Komposisi pemegang saham PSBI yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero) 51,37%, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 39,12%, PT Perkebunan Nusantara I 1,21%, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk 8,30%. Adapun komposisi pemegang saham Beijing Yawan HSR Co. Ltd yaitu CREC 42,88%, Sinohydro 30%, CRRC 12%, CRSC 10,12%, dan CRIC 5%.
Baca dong:Prabowo-Trump Sepakat Hubungan Dagang RI-AS Saling Menguntungkan

Share Here: