
Dana Bencana, KPK Usut Proyek Istri Adik Eks Kepala BNPB
Jakarta – KPK memeriksa Sri Endang, yang merupakan istri dari tersangka Bima Setiawan, adik eks Kepala BNPB Letjen Suharyanto. KPK mendalami istri adik Kepala BNPB itu terkait perannya sebagai komisaris perusahaan, yang diduga bekerja sama dalam pengadaan barang dan jasa lewat dana siap pakai kebencanaan.
“Saudara SE yang diduga merupakan salah satu vendor atau penyedia pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB,” terang Jubir KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (29/10).
“Dalam pemeriksaan ini, penyidik butuh mengonfirmasi, butuh meminta keterangan berkaitan dengan dugaan unsur-unsur konflik kepentingan. Sehingga unsur-unsur itu kemudian terkonfirmasi,” sambungnya.
Budi mengatakan penyidik mendalami juga soal paket proyek yang diterima oleh perusahaan Sri Endang, termasuk mekanisme pemberian paket proyek.
“Termasuk juga paket-paket pekerjaan apa saja yang dikerjakan oleh saksi selaku swasta yang mengerjakan sejumlah proyek penanggulangan ataupun tanggap darurat dari bencana yang bersumber dari dana siap pakai atau DSP di BNPB, termasuk proses dan mekanismenya,” imbuhnya.
Sri Endang (SE) diperiksa hari ini dalam kapasitas sebagai saksi. Selain dia, ada tujuh saksi lainnya yang turut dipanggil. Mereka ialah:
1. Deni Irawan – Wiraswasta/Pemilik PT Pandhega, PT Adhinata, dan PT Adhigama
2. Desy Listiyati – Wiraswasta/Staf Administrasi/Komisaris Nominee
3. Adrine – Direktur PT Pandhega Jaya Perkasa
4. Yulia Anggraini – Komisaris PT Adhigama/Istri Deni Irawan
5. Dicky Mahendra – Komisaris Utama PT TLS/Staf Richard
6. Endah Dwi Lestari – Wiraswasta/Komisaris PT Erlangga Jala Persada
7. Indah Alfiyanti – Direktur Utama PT Alfa Pranata Yudha
Bima Setiawan menjadi tersangka dalam kluster pertama kasus ini, yakni terkait konflik kepentingan dalam pengadaan tahun 2024-2026. KPK menduga sejumlah vendor untuk pengadaan lewat penunjukan langsung itu berafiliasi dengan Bima, salah satunya PT Alfa Pranata Yudha, yang komisarisnya merupakan Sri Endang selaku istri Bima.
Baca:Siapa TNI Aktif Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Tunggu Balasan Panglima



