Cegah Sekolah Lalai Isi PDSS, Komisi X DPR Sarankan Solusi Ini

Cegah Sekolah Lalai Isi PDSS, Komisi X DPR Sarankan Solusi Ini

Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyoroti kendala dihadapi sekolah dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025. Hingga saat ini, kasus sekolah yang mengalami kesulitan dalam finalisasi data akibat kompleksitas sistem serta kendala integrasi dengan eRapport dan DAPODIK masih banyak.

“Kami mendorong kebijakan yang lebih adaptif. Semua pihak harus berkolaborasi demi memastikan akses pendidikan yang merata dan transparan bagi seluruh siswa,” ujar Hetifah dikutip dari website DPR RI dilihat Senin (10/2/2025).

Untuk menyelesaikan kendala yang ada, Hetifah mengusulkan beberapa langkah strategis, di antaranya:

  1. Memberikan insentif bagi sekolah yang secara rutin mengisi DAPODIK dan eRapport agar data tetap akurat.
  2. Meningkatkan bimbingan teknis dan sosialisasi terkait pengisian DAPODIK, eRapport, dan PDSS kepada sekolah-sekolah.
  3. Menetapkan kebijakan cut-off yang lebih jelas bagi sekolah yang ingin beralih dari mekanisme eRapport ke metode manual.
  4. Memperkuat koordinasi antar-lembaga, seperti Pusdatin Kemendikdasmen, Pusdatin Kemdiktisaintek, LTMT, BP3, dan MRPTNI, untuk memastikan sistem berjalan lancar.

Lebih lanjut menurut Hetifah, Komisi X DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan sistem ini agar kendala serupa tidak terulang di masa mendatang.

Finalisasi PDSS 4 kali diundur

Sebelumnya pihak Kemdikbud, sampai pada 31 Januari 2025 pukul 15:00 WIB, ada 21.003 sekolah dan 908.128 siswa yang melakukan finalisasi PDSS sesuai jadwal. Dari hasil evaluasi, ada 373 sekolah yang belum melakukan finalisasi PDSS.

Kesempatan pertama

Panitia SNPMB sudah memberikan kesempatan untuk finalisasi dan diumumkan melalui running text di laman juga media sosial pada hari Minggu, 2 Februari 2025.

Kesempatan kedua

Setelah Minggu, 2 Februari 2025, kemudian finalisasi PDSS diperpanjang lagi hingga Rabu, 5 Februari 2025 pukul 15:00 WIB. Hingga tanggal 6 Februari 2025, pukul 13.00 WIB, sekolah yang difasilitasi berjumlah 297 sekolah dari total 373 sekolah dan memberikan kesempatan kepada 9.438 siswa untuk mengikuti SNBP.

Kesempatan ketiga

Evaluasi lanjutan masih berjalan dan menemukan adanya sekolah yang sudah melengkapi nilai pada sebagian besar siswa, namun masih terkendala di beberapa siswa. Sampai batas waktu pengisian PDSS berakhir, sekolah tidak mampu memfinalkan nilai sebagian kecil siswa dan berdampak kepada siswa eligible yang sudah lengkap pengisian nilai rapornya menjadi gagal terfinalisasi.

Panitia SNPMB memberikan kesempatan untuk finalisasi siswa yang telah lengkap pengisian seluruh nilai namun sekolah gagal melakukan finalisasi. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan siswa dengan nilai lengkap mengikuti SNBP. Finalisasi kemudian masih diperpanjang hingga Jumat, 7 Februari 2025 pukul 15:00 WIB.

Kesempatan keempat

Perpanjangan finalisasi PDSS kembali dilakukan hingga Sabtu, 8 Februari 2025 pukul 04:00 WIB. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk memberikan peluang kepada para siswa eligible SNBP 2025.

Baca dong: Horeee, Perpusnas Tetap Layani Jadwal Sabtu Minggu

Share Here: