
Camping Seru Di Wisata Alam Capolaga
reporter-channel – Mungkin traveller sering mendengar kata Camping, sebuah kegiatan bermalam di alam terbuka dengan mendirikan tenda dan kegiatan alam lainnya. Camping seru biasanya dilakukan oleh para pendaki gunung, pecinta alam atau acara ekstrakulikuler sekolah (Pramuka).
Di artikel ini, koresponden reporter-channel.com Putri Astuti membagikan pengalamannya ketika melakukan camping seru atau berkemah di Capolaga. Sebuah wisata alam yang berada di Kampung Panaruban, Desa Cicadas, Kelurahan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Capolaga memliki area seluas 10 hektar dengan keindahan ekosistem Sungai Cimuja yang unik. Di dalamnya terdapat 3 air terjun (Curug), yaitu Curug Karembong, Curug Sawer dan Curug Gua Badak.

Wisata alam Capolaga terletak sekitar 35 km dari Kota Subang, Kota Bandung 45 km dan 190 km dari Jakarta. Untuk menuju ke sana, traveller bisa menggunakan transportasi Bus atau Kereta Api menuju Subang, Jawa Barat.
Kemudian lanjutkan angkutan umum jurusan Bandung yang melalui Lembang. Setelah menempuh jarak sekitar 40 kilometer melewati Ciater turun di Pertigaan Pasa lalu ganti angkutan lain/sewa mobil menuju ke wisata alam Capolaga.
Jika traveller menggunakan kendaraan pribadi bisa melalui jalur pantura ke arah Ciater, Subang. Nanti di Pertigaan Pasa ikutin jalan menurun dan menanjak sampai ke wisata alam Capolaga. Jalannya sudah beraspal dan pas masuk mobil.

Harga tiket masuk Capolaga Rp. 40 Ribu per/orang.
Tarif parkir sepeda motor Rp. 6 Ribu dan mobil Rp. 10 Ribu.
Sebelum ke Capolaga sebaiknya traveller melakukan reservasi terlebih dahulu secara online. Karena akhir pekan (weekend) biasanya penuh pengunjung, dipakai untuk gathering, pramuka atau acara sekolah lainnya.
Fasiltas yang tersedia cukup lengkap, ada toilet, dapur umum dan mushola, yang semuanya gratis. Selain itu juga tersedia listrik bagi traveller yang ingin tendanya diterangi lampu atau untuk peralatan lain yang menggunakan listrik, namun ada biaya tambahannya. Begitu juga jasa angkut barang (Porter) bagi yang bawaannya banyak dan kayu bakar untuk membuat api unggun.
Di sana taveller tidak perlu khawatir kelaparan, karena di dekat lokasi camping terdapat warung yang menjual banyak makanan dan minuman, diantaranya Seblak dan Es Krim.
Gimana, seru kan?
Oh iya traveller, selain bawa bekal, jangan lupa bawa baju hangat yaa…seperti sweater, jaket atau sejenisnya, karena udaranya dingin, apalagi kalau malam hari.



