Bulan Kartini, Surat Dan Arsip Kartini Berhasil Masuk Warisan Dokumenter Sejarah UNESCO

Bulan Kartini, Surat Dan Arsip Kartini Berhasil Masuk Warisan Dokumenter Sejarah UNESCO

Jakarta – Yang ini pastinya bikin bangga. Ada 5 warisan dokumenter baru dari Indonesia yang berhasil masuk dan diakui sebagai dokumenter sejarah Memory of The World Register milik UNESCO. Satu diantaranya Surat dan Arsip Raden Ajeng (RA) Kartini. Hadiah yang pas banget buat April yang jadi bulan-nya tokoh emansipasi wanita Indonesia.

Menurut Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO, 5 warisan dokumenter dari Indonesia itu termasuk dalam 74 warisan dokumenter baru yang ditambahkan ke dalam Memory of the World Register.

Jika dirinci 74 warisan dokumenter baru itu berasal dari 72 negara dan empat organisasi internasional, yang mencakup topik-topik seperti revolusi ilmiah, kontribusi perempuan dalam sejarah, dan tonggak penting dalam multilateralisme.

Daftar itu mencakup koleksi dokumenter seperti buku, manuskrip, peta, foto, rekaman suara maupun video, yang menjadi saksi atas warisan kemanusiaan.

“Warisan dokumenter adalah elemen penting namun rapuh dari memori dunia. Karena itu, UNESCO terus berupaya melestarikannya, dengan berbagi praktik terbaik, serta memelihara daftar ini sebagai rekaman dari jejak sejarah umat manusia,” kata Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, Jumat (18/4).

Lantas apa alasan Surat dan Arsip Kartini berhasil terpilih?

Kartini menjadi ikon perjuangan untuk Kesetaraan Gender yang diajukan oleh Indonesia dan Belanda. Dokumen-dokumen ini menjadi dasar penting dalam memahami kehidupan dan pemikiran Raden Ajeng Kartini (1879–1904).

Surat-surat milik ikon emansipasi wanita Indonesia yang disimpan di berbagai institusi Belanda menjadi sumber utama pemikirannya, sementara dampak dari ide-idenya tentang pendidikan, emansipasi, dan perjuangan untuk kesetaraan gender tercermin dalam arsip Kartini yang ada di Indonesia.

Terpilih masuk menjadi dokumenter baru UNESCO menjadi kado yang pas banget sejak pemerintah juga menetapkan 21 April sebagai hari yang diperingati pemerintah Indonesia tiap tahunnya sebagai hari Kartini.

Sementara 4 warisan dokumenter baru lainnya yang ditetapkan UNESCO diantaranya:

Pertama, arsip Tari Jawa: Seni Tari Mangkunegaran, 1861–1944.

Arsip ini mendokumentasikan koreografi, notasi musik, dan pertunjukan tari tradisional Mangkunegara yang diciptakan oleh Mangkunegara IV dan diteruskan hingga Mangkunegara VII (1861–1944) yang terdiri atas 1.595 lembar dokumen teks dan 640 foto. Koleksi tersebut menjadi referensi utama bagi pengembangan tari klasik tradisional.

Kedua, Naskah Sang Hyang Siksa Kandang Karesian (SSKK).

SSKK merupakan naskah Sunda abad ke-16 yang ditulis di atas bahan langka yaitu daun gebang (Corypha gebanga).

Isinya memuat panduan dan ajaran moral yang mencerminkan hukum adat abad ke-16, memperlihatkan kekayaan budaya masyarakat Sunda pada masa itu, sekaligus memberikan wawasan tentang hubungan politik dan perdagangan antara suku Sunda dan berbagai negara di Asia.

Ketiga, Karya-Karya Hamzah Fansuri yang diajukan oleh Indonesia dan Malaysia.

Hamzah Fansuri memberikan kontribusi besar terhadap budaya dan pemikiran intelektual Melayu pada abad ke-16, dan menandai awal dari revolusi spiritual Melayu. Ia memelopori genre kitab — penulisan akademik sistematis dalam bahasa Melayu.

Melalui prosa dan puisinya, Hamzah Fansuri menyebarkan ajaran tasawuf, khususnya konsep wujudiyah (kesatuan wujud), yang kemudian membuat beberapa karyanya dibakar karena dianggap kontroversial.

Keempat, Kelahiran Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN): Arsip Pembentukan ASEAN, 1967–1976 – diajukan oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Arsip ini mencatat pembentukan ASEAN oleh lima negara pendiri: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Koleksi ini mencakup Deklarasi ASEAN 1967 dan dokumen-dokumen terkait, terdiri dari 16 berkas teks, satu foto, satu film, tiga rekaman audio, dan 12 rekaman wawancara sejarah lisan.

Baca dong: Target Generasi Emas 2045, Ini 8 Terobosan Kebijakan Presiden Prabowo

1.2 Juta Buruh Indonesia Bakal Kena PHK Imbas Kebijakan Trump

Share Here: