Blak-Blakan Menkop Ferry Soal Pengadaan Kipas Angin KDMP

Blak-Blakan Menkop Ferry Soal Pengadaan Kipas Angin KDMP

Jakarta – Menteri Koperasi atau Menkop Ferry Juliantono menanggapi soal sorotan pengadaan kipas angin yang menelan anggaran hingga Rp1,8 triliun. Pihaknya mengaku tidak tahu menahu soal kipas angin dengan total 1,8 juta unit tersebut.

Menkop Ferry membantah pihaknya yang mengajukan pengadaan barang jasa berupa kipas angin itu.

Sementara soal harga, menkop ferry memberikan perbandingan jika kipas angin yang dimaksud adalah tipe spesifik seperti Imatsu MDF. Harga kipas angin tersebut mencapai belasan juta rupiah per unit.

“Soal kipas angin ini saya nggak tahu, ini kan pengadaannya bukan di kami Pak, tapi rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di Shopee ini Rp 11.464.000. Jadi apa namanya, tapi itu saya nggak tahu persis,” sahut Ferry, saat Raker bersama komisi VI DPR di jakarta, Rabu (15/7).

Menkop ferry menambahkan, mengenai dashboard, saat ini Kementerian Koperasi telah mempunyai Sistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes). Dalam sistem tersebut, Ferry menyebut sudah ditampilkan jumlah barang, termasuk subsidi yang telah diterima KDKMP.

“Di Simkopdes kami itu akan juga memperlihatkan, sekarang sudah bisa memperlihatkan dashboardnya berapa jumlah barang-barang subsidi itu yang diterima oleh koperasi desa kelurahan merah putih. Dan kami sudah menyiapkan sistem untuk bisa memperlihatkan berapa besar sebenarnya barang-barang subsidi itu yang sudah diterima oleh koperasi desa kelurahan merah putih atau belum,” tambahnya.

Publik sebelumnya menyoroti pengadaan kipas angin yang diperuntukan bagi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hal itu disebabkan karena menelan anggaran hingga Rp1,8 Triliun. Bahkan sorotan juga dilontarkan anggota DPR saat raker tersebut.

“Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp 1,8 triliun. Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab. Maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp 1,8 triliun betul tidak pak?” tutur anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam.

Baca:Jadi Pusat Ekonomi Desa, Prabowo Perintahkan Barang Subsidi Rakyat Wajib Lewat KDMP

Share Here: