Bertahan Hidup Dari Becak Sampai 2 Kali Alami Penyakit Kronis

Bertahan Hidup Dari Becak Sampai 2 Kali Alami Penyakit Kronis

Pasuruan – Saufi, salah satu pengayuh becak yang bertahan demi bisa menghidupi dan menyekolahkan 3 anaknya kini bisa bernafas lega, setelah dirinya mendapatkan 1 unit Becak Listrik secara gratis dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Pendopo Wali Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (11/12/2025).

Saufi mengaku senang mendapatkan Becak Listrik. Demi anaknya yang masih bersekolah, Sufi diusianya yang saat ini menginjak 61 tahun masih gigih mencari rezeki dari becak meskipun sudah 2 kali menjalani operasi karena sakit Hernia.

“Matur suwun sama pak Presiden Prabowo Subianto,” ucap Saufi.

“Saya ini sudah umur 50 tahun iku saya operasi, berhenti beca ontel, operasi Hernia. Karena anak masih sekolah. Mari (sembuh) operasi, ngontel lagi,” ujarnya.

Saufi yang semenjak kecil sudah tidak memiliki orang tua memilih mengayuh kendaraan roda 3 dari tahun 1994 untuk menghidupi dan menyekolahkan ke-3 anaknya. Kegigihannya tetap tumbuh meskipun diterpa penyakit Hernia yang silih berganti dan sempat membuatnya berhenti mengayuh becak lebih dari 1 tahun.

“Mulai tahun 94, saya beca. Terus saya usia 50 lebih saya sakit, sampai berhenti 1 tahun. Saya ikut anak ngga ada yang kasih uang, saya kerja, sakit lagi. Mari (sembuh) yang kanan operasi, ganti yang kiri. Terus berhenti 3 bulan,” kata Saufi.

Saufi merasa bebannya sedikit berkurang, karena sudah tidak perlu mengayuh lagi. Saufi dan teman-temannya seprofesi berharap becak listrik bisa mengubah hidupnya menjadi lebih baik dan diperbolehkan beroperasi selayaknya kendaraan bermesin di Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional milik Prabowo Subianto terus memberikan 100 unit becak listrik kepada para pengayuh becak yang bertahun-tahun menggantungkan hidupnya dari transportasi roda tiga bertenaga manusia.

Baca dong: BGN: MBG Sasar Anak Jalanan Dan Putus Sekolah

Share Here: