
Bantah Klaim Kerja Sama, Spanyol Larang AS Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Iran

Pemerintah Spanyol membantah pernyataan Amerika Serikat yang menyebut Madrid setuju membantu operasi militer AS terhadap Iran.
Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menegaskan bahwa tidak ada perubahan sikap dari pemerintahnya. Ia merespons pernyataan Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, yang sebelumnya mengatakan Spanyol telah sepakat untuk “bekerja sama” dengan militer AS.
Dalam wawancara dengan radio Cadena SER, Albares menyatakan bahwa posisi Spanyol tetap sama. Menurutnya, wilayah dan pangkalan militernya tidak akan digunakan untuk operasi udara AS yang menyerang Iran.
“Saya secara tegas membantah adanya perubahan. Sikap kami soal penggunaan pangkalan militer, konflik di Timur Tengah, dan serangan udara ke Iran tidak berubah sama sekali,” ujarnya.
Pernyataan Berbeda dalam Waktu Berdekatan
Menariknya, pernyataan dari kedua pihak muncul hanya dalam selang waktu sekitar satu jam. Hal ini memunculkan tanda tanya soal sebenarnya bagaimana posisi Spanyol dalam konflik yang sedang berlangsung.
Sehari sebelumnya, Iran bahkan menyampaikan terima kasih kepada Spanyol karena menentang aksi militer AS dan Israel. Pemerintah Iran memuji Perdana Menteri, Pedro Sánchez, atas sikap yang mereka sebut sebagai “tanggung jawab.”
Namun tak lama setelah itu, Karoline Leavitt menyatakan bahwa negara itu setuju bekerja sama dengan militer AS dalam perang melawan Iran. Meski begitu, Gedung Putih tidak menjelaskan secara rinci bentuk kerja sama yang dimaksud.
Sikap Tegas Madrid
Hingga saat ini, pemerintah Spanyol tetap menegaskan bahwa wilayahnya tidak tersedia untuk operasi militer terhadap Iran. Jika memang ada bentuk kerja sama dengan AS, detailnya belum pernah diumumkan secara resmi.
Situasi ini menunjukkan adanya perbedaan pernyataan antara Washington dan Madrid. Di satu sisi, Iran menyambut baik sikap negeri matador itu yang menolak operasi militer. Di sisi lain, AS mengklaim ada kesepakatan kerja sama.
Perbedaan klaim ini membuat posisi resmi Spanyol dalam konflik AS-Iran menjadi sorotan internasional.
Baca:Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Akibat Perang AS-Iran



