Bahlil Nonaktifkan 2 Pejabat ESDM, Apa Alasan Sebenarnya?

Bahlil Nonaktifkan 2 Pejabat ESDM, Apa Alasan Sebenarnya?

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menonaktifkan 2 pejabat tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Keduanya adalah Direktur Jenderal Migas (Dirjen Migas) Achmad Muchtasyar, dan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Mustika Pertiwi.

Menurut Menteri Bahlil keputusan penonaktifan 2 pejabat di Ditjen Migas itu adalah bagian dari konsolidasi institusi. Sambil menunggu proses yang sedang berjalan, Bahlil menunjuk Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Migas.

“Saya katakana, kalau untuk mencopot itu harus dengan Kepres (Keputusan Presiden) sambil berjalan nonaktif, sejak kemarin. Plh. Dirjen Migas adalah Dirjen Minerba Pak Tri Winarno,” kata Bahlil saat ditemui di Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Sementara itu, secara terpisah Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan bahwa selain menonaktifkan Achmad Muchtasyar, Kementerian ESDM juga menonaktifkan Mustika Pertiwi sebagai Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas.

Keputusan penonaktifan Mustika Pertiwi bersamaan dengan penonaktifan Achmad Muchtasyar. “Untuk Direktur Hilir Migas itu juga nanti akan dievaluasi. Nanti akan ada penunjukan PLT,” kata Yuliot saat ditemui di gedung DPR RI, Rabu kemarin (12/2/2025).

Soal penunjukan Tri Winarno sebagai Plh Dirjen Migas, Yuliot mengatakan bahwa status PLh bersifat sementara dan berbeda dengan Pelaksana Tugas (PLT). Menteri ESDM hingga kini masih dalam proses mencari sosok yang tepat untuk mengisi 2 posisi kosong di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) itu.

“Ya ini prosesnya mungkin kalau batas waktunya agak panjang itu akan jadi PLT. Tapi kalau ini bisa segera dilihat permasalahannya apakah dari Pak Menteri apakah pejabat yang sudah ditetapkan bisa lanjut dan bagaimana tetap itu akan dilakukan evaluasi,” kata Yuliot.

Share Here: