Anggota Satlantas Polres Jayawijaya Ditembak OTK

Anggota Satlantas Polres Jayawijaya Ditembak OTK

Jakarta – Situasi keamanan di wilayah Papua Pegunungan kembali siaga usai insiden penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap anggota Polri. Bripka Marsidon Debataraja, anggota Satlantas Polres Jayawijaya, ditembak OTK saat berada di dalam kendaraan dinas di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Insiden terjadi sesaat setelah Bripka Marsidon bersama rekannya Aipda Bakri Sidikun selesai mengantar korban kecelakaan lalu lintas ke IGD RSUD Wamena. Ketika keduanya hendak kembali ke Mapolres Jayawijaya dengan menggunakan mobil dinas Satlantas, tiba-tiba pelaku melepaskan tembakan dari luar pagar RSUD yang berada di sisi Jalan Trikora dan mengenai korban.

Pelaku diduga menggunakan senjata api laras panjang dan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Aipda Bakri Sidikun yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban ke IGD RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Kapolres Jayawijaya yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi bersama jajaran dan melakukan sterilisasi area RSUD serta mengunjungi korban. Personel Polres Jayawijaya langsung diperintahkan siaga penuh di Mako Polres dan RSUD Wamena.

Pukul 19.40 WIT, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Jayawijaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

– Empat selongsong peluru kaliber 5.56 mm
– Mobil dinas Sat Lantas Polres Jayawijaya (Toyota Kijang nopol XVII 1101-29) yang mengalami kerusakan serius, yakni:
– 4 lubang tembak di kaca depan
– 2 lubang di lempengan besi belakang jok pengemudi

Pasca kejadian, aparat dari Satgas Ops Damai Cartenz langsung melakukan patroli penyisiran di sejumlah titik rawan di Kota Wamena.

Menanggapi kejadian tersebut, Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menyampaikan aksi itu merupakan tindakan kriminal keji.

“Kami akan bertindak tegas dan mencari pelaku sampai tertangkap. Tidak akan ada tempat aman bagi pelaku kekerasan bersenjata yang meresahkan warga Papua,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Hingga saat ini, korban masih dalam perawatan intensif kemudian penambahan anggota Brimob juga dilakukan untuk menjamin keamanan di Wamena, serta pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan oleh jajaran Ops Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya.
Baca dong:Zarof Ricar Dituntut 20 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Share Here: