Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur, Galang 100.000 Pasang Sepatu untuk Anak-Anak Palestina

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur, Galang 100.000 Pasang Sepatu untuk Anak-Anak Palestina

Magelang – Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, tampil di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam. Selain bernyanyi, dalam konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour itu ia juga mengusung misi kemanusiaan, yakni penggalangan 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak Palestina dan negara lain yang terdampak konflik.

Ribuan penonton dari dalam maupun luar negeri memadati lokasi. Konser ini menjadi bagian dari tur dunia untuk merayakan tiga dekade album Romanza, karya yang ikut mengenalkan musik klasik dan opera kepada pendengar yang lebih luas. Di panggung, Bocelli membawakan lagu-lagu dari album tersebut, juga repertoar crossover yang membuat namanya dikenal dunia.

Latar candi warisan dunia itu membuat suasana pertunjukan terasa benar-benar berbeda dari konser di gedung tertutup.

Selain menjadi perayaan musik, konser ini membawa program sosial dari promotor Shoemaker Live. Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya, menyebut konser ini punya makna lebih dalam dari sekadar hiburan.

Ia mengaku pihaknya mendengar berbagai pandangan masyarakat dengan terbuka. Menurut Prajna, Bocelli ingin menyampaikan harapan akan perdamaian bagi mereka yang masih hidup di tengah konflik.

Rencana konser ini sebelumnya sempat ditolak Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena dugaan keterlibatan Bocelli dalam penggalangan dana untuk militer Israel dan penampilannya di Tel Aviv pada 2022. Sikap itu merujuk pada Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina, dan MUI menegaskan penolakan bukan soal agama, melainkan rekam jejak sang penyanyi.

Meski demikian, promotor memastikan konser tetap digelar sesuai jadwal. Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis bahkan sempat menyatakan akan menggelar tablig akbar di lokasi konser sebagai bentuk penolakan.

Kepedulian pada anak-anak juga melekat pada perjalanan Bocelli. Lewat Andrea Bocelli Foundation yang ia dirikan pada 2011, ia menjalankan program pendidikan dan musik bagi kelompok rentan. Salah satunya Voices of Peace, yang mempertemukan anak-anak Italia dan Ukraina lewat paduan suara.

Ada pula Voices of Jerusalem bersama Magnificat Institute, yang memberi pendidikan musik dan dukungan psikososial bagi anak muda dari Betlehem dan Yerusalem Timur. Pada Oktober 2019, Bocelli juga tampil bersama sopran Palestina, Zeina Barhoum, dalam acara penggalangan dana yang mengumpulkan hampir 760.000 pound sterling untuk program pendidikan.

Pria kelahiran Lajatico, Tuscany, 22 September 1958 itu meroket lewat lagu Con te partirò pada 1995. Kolaborasinya dengan Céline Dion di lagu The Prayer mengantarnya ke nominasi Oscar kategori lagu orisinal terbaik pada 1999.

Hingga kini, album Bocelli terjual lebih dari 90 juta kopi di seluruh dunia, dan pada 2010 ia mendapat bintang di Hollywood Walk of Fame.

Setelah Borobudur, Bocelli dijadwalkan kembali tampil di Indonesia pada 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha