213 Ribu Rumah Rusak Dampak Bencana Sumatera, Ini Biaya Bantuannya

213 Ribu Rumah Rusak Dampak Bencana Sumatera, Ini Biaya Bantuannya

Jakarta – Bencana banjir bandang dan tanah longsor meluluhlantakan wilayah di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Akibat bencana itu pemerintah mendata total 213 ribu rumah rusak terdampak bencana pulau Sumatera. Pemerintah tengah mengalokasikan biaya bantuan bagi rumah warga.

Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan total kerusakan akibat bencana di Sumatera mencapai 213 ribu rumah. Menurut Tito, bantuan biaya terhadap rumah yang terdampak sesuai ketegori rusak ringan, sedang, hingga berat diberikan BNPB.

“memang ini datanya bergerak dinamis. Sehingga total rumah yang terdampak itu lebih kurang 213 ribu,” ujar Tito pada Rakor bersama Presiden Prabowo Subianto, di Aceh, Kamis (1/1) pekan lalu.

Tito membeberkan alokasinya dimana rumah rusak ringan akan diberi bantuan senilai Rp 15 juta, rusak sedang Rp 30 juta.

Selain itu, menurut Tito, Kemensos juga akan memberikan bantuan biaya senilai Rp 3 juta untuk perabot rumah.

“Data ini juga digunakan Kemensos untuk memberikan pembiayaan Rp 3 juta untuk menambah bantu isi rumahnya, kursi, tempat tidur misalnya yang rusak dan untuk ekonominya Rp 5 juta,” ujar tito.

Untuk kategori rumah rusak berat dan rumah hilang akan dilakukan penggantian. Pemerintah akan menyiapkan rumah sebagai gantinya.

“disiapkan hunian sementara atau mereka punya pilihan diberikan juga biaya daftar tunggu, dana tunggu hunian (DTH),” ucap tito.

Tito menyebut data 213 ribu rumah rusak masih dinamis. Ia meminta kepala daerah untuk segera menyetorkan data dari lapangan.
Baca:Cek 3 Fase Relaksasi Pemerintah Buat UMKM Kena Bencana Sumatera

Share Here: