
Wakapolri Tinjau Penyaluran Bantuan Polri Bagi Warga Di Padang Pariaman
Jakarta – Kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan dari Polri kepada masyarakat terdampak bencana kembali dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana benar-benar dapat terpenuhi, termasuk juga mempercepat pemulihan infrastruktur.
Kegiatan penyaluran yang digelar pada Minggu (28/12) pagi, Polri menyiapkan sebanyak 200 paket sembako yang berasal dari Gudang Logistik Polda Sumatera Barat. Penyaluran bantuan didukung oleh kekuatan 200 personel gabungan Polda dan Polres dengan menggunakan 100 unit kendaraan roda dua guna menjangkau wilayah-wilayah terdampak.
Distribusi bantuan difokuskan pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung. Di Kecamatan Batang Anai, penyaluran dilakukan menggunakan 45 unit kendaraan roda dua yang menyasar Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Utara. Sementara di Kecamatan Lubuk Alung, sebanyak 40 unit kendaraan roda dua dikerahkan untuk menyalurkan bantuan ke Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh.
Selama proses penyaluran, tim Polda mendapatkan pendampingan dari 15 unit kendaraan roda dua milik Polres Padang Pariaman guna memastikan distribusi bantuan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan konvoi kemanusiaan terpadu yang melibatkan 100 unit kendaraan roda dua Polda dan Polres, truk logistik dan air bersih, ambulans Biddokkes, alat berat berupa excavator, serta kendaraan pendukung lainnya.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Minggu (28/12), menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana dapat terpenuhi.
Ia menambahkan, sinergi antara Polda, Polres, serta unsur terkait menjadi kunci utama dalam menjangkau wilayah terdampak dan memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Wakapolri sebelumnya sudah meninjau Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Tapanuli Tengah, termasuk Padang pariaman dimana wakapolri turut menyerahkan bantuan simbolis, dan melepas rangkaian distribusi logistik kemanusiaan yang dilakukan secara door to door menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau wilayah terdampak di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai.
Pelepasan konvoi turut melibatkan enam truk bantuan berbagai jenis, dapur lapangan Brimob, ambulans beserta tenaga medis, mobil tangki air bersih, tiga unit alat berat excavator, serta truk pengangkut puing bangunan.
Untuk mendukung percepatan pemulihan, Polri juga mengerahkan 11 unit alat berat, dengan enam unit beroperasi di Kabupaten Agam dan lima unit di Kabupaten Padang Pariaman, terutama di tiga kecamatan yang mengalami dampak cukup berat. Selain itu, pemenuhan kebutuhan air bersih terus dilakukan melalui pembangunan sekitar 150 titik sumur bor dari target 300 titik, serta pengoperasian tujuh unit mobil tangki air bersih untuk melayani pengungsian, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan permukiman warga.
Polri juga menyalurkan bantuan paket sembako dengan total sekitar 30 ton yang mencakup beras, gula, minyak goreng, mie instan, air mineral, biskuit, sarden, teh, serta kebutuhan rumah tangga dan kesehatan.
Distribusi bantuan dilakukan menggunakan kendaraan roda dua agar dapat menjangkau langsung masyarakat di wilayah yang sulit diakses.
“Bantuan ini kami distribusikan langsung menggunakan kendaraan roda dua agar benar-benar menyentuh warga yang terdampak. Ini sesuai arahan Bapak Kapolri agar Polri hadir dan memberi solusi nyata di lapangan,” tegas Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Baca:Tahun Baru, Rumah Berkah Gelar Indonesia Berzikir Di Masjid At-Tin Taman Mini



