
Tiga Pelajar Penyiram Air Keras Ditangkap
Jakarta – Tidak butuh waktu lama polisi akhirnya berhasil menangkap tiga siswa penyiram air keras ke siswa lain di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Minggu (8/2/2026). Dua pelaku di antaranya di bawah umur.
“Tiga pelajar yang menyiram air keras sudah ditangkap, duanya masih dibawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Hasil pemeriksaan sementara, tidak ada motif khusus dari para pelaku, mereka mencari sasaran secara acak. Antara korban dan pelaku juga tidak saling mengenal.
“Tidak memiliki motif khusus dan dilakukan para pelaku secara acak. Korban dan pelaku juga tak saling mengenal,” jelas Roby.
Polisi akan menetapkan status hukum ketiga pelaku setelah memeriksa secara menyeluruh. Saat ini para pelaku masih berada di Unit PPA Polres Jakarta Pusat menjalani pemeriksaan selama 3×24 jam. Para orang tua pelaku juga hadir dalam pemeriksaan tersebut.
Ketiga pelaku diduga berusaha melarikan diri ke luar kota sebelum ditangkap Polres Jakarta Pusat. Ketiganya masing-masing kabur ke Karawang, Cikarang, dan Depok.
Kronologi Penyiraman Air Keras
Ketiga pelaku melaksanakan aksi jahatnya pada Jumat, 6 Februari 2026 di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Mulanya, ketiga pelaku yang masih pelajar berboncengan naik sepeda motor. Sebelum melancarkan aksi mereka sempat berhenti di pinggir jalan. Kemudian mereka berpapasan dengan pelajar lain yang juga berboncengan tiga dari arah berlawanan. Saat berpapasan, ketiga pelaku langsung menyiram korban kemudian tancap gas melarikan diri.
Akibat aksi brutal tersebut, satu siswa cedera di bagian mata dan harus menjalani pengobatan intensif namun tidak mengalami kebutaan. Orang tua korban sudah melaporkan tragedi yang menimpa anaknya ke Polisi. Hingga saat ini polisi belum meminta keterangan dari korban karena masih dalam perawatan.
Polisi masih menyelidiki motif sebenarnya dari para pelaku yang secara sadis menyiramkan air keras ke pelajar lain, apalagi hal itu dilakukan di jalanan yang ramai. Aksi ketiga pelaku terekam cctv kemudian viral di media sosial.



