
Tersingkir di Babak Pertama Merida Open 2026, Akankah Ranking WTA Janice Tjen Turun?

Petenis putri Indonesia Janice Tjen harus menghentikan langkahnya di babak pertama sektor tunggal Merida Open 2026. Janice takluk dari petenis Kolombia Camila Osorio dalam dua set langsung, Selasa (24/2/2026) waktu setempat.
Dalam laga yang tercatat di laman WTA, Janice yang berstatus unggulan keenam sempat tampil agresif pada awal set pertama dan unggul 4-1. Namun, Osorio mampu membalikkan keadaan dengan permainan variatif melalui slice dan drop shot yang merusak ritme petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun tersebut. Janice akhirnya menyerah dengan skor 4-6, 3-6.
Secara statistik, Janice unggul dalam perolehan poin dari servis pertama dan mampu mengonversi dua break point yang ia miliki pada set pertama. Meski demikian, Osorio tampil lebih efektif dalam pengembalian bola dan berhasil memanfaatkan tiga dari lima peluang break point untuk merebut set pembuka dalam waktu 41 menit.
Set kedua berlangsung lebih ketat. Janice sempat menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan berusaha membangun momentum. Namun, Osorio kembali mengambil kendali pertandingan lewat servis keras, termasuk mencatatkan tiga ace di set kedua, untuk memenangi dua gim berikutnya.
Janice terlihat kesulitan menjaga konsistensi dan melakukan sejumlah kesalahan sendiri. Pada gim kesembilan set kedua, ia bahkan memberikan empat poin secara cuma-cuma yang memastikan kemenangan Osorio.
Kekalahan di ronde pertama membuat Janice tidak mendapatkan tambahan poin WTA. Saat ini, ia masih bertahan di peringkat 36 dunia dengan koleksi 1.341 poin, namun posisinya berpeluang turun pada pembaruan peringkat mendatang.
Berdasarkan Live WTA Ranking, Janice memiliki poin yang sama dengan petenis Ceko Sara Bejlek di posisi 37 dan hanya unggul tujuh poin dari petenis Amerika Serikat Ann Li di peringkat 39. Sementara itu, Osorio mendapatkan tambahan poin dan naik dua peringkat dari posisi 61 ke 59 dunia.
Di kawasan Asia Tenggara, peringkat Janice masih berada di bawah petenis Filipina Alexandra Eala, yang saat ini menjadi pemain dengan ranking WTA tertinggi di ASEAN. Eala memilih rehat setelah menembus perempat final Dubai Open 2026.
Pada papan atas ranking WTA, belum terjadi perubahan berarti. Aryna Sabalenka masih bertahan di peringkat pertama dunia, diikuti Iga Swiatek dan Elena Rybakina. Posisi Janice Tjen dipastikan masih rawan tergeser, terutama setelah dua turnamen WTA 500, Merida Open dan ATX Open, rampung digelar pada pekan depan.
Baca:Seleksi Timnas U-17 Dimulai, Kurniawan Dwi Yulianto Panggil 42 Pemain



