Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 20 Tahun

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 20 Tahun

Ogan Ilir – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa stok beras Indonesia saat ini sudah mencetak rekor dalam 20 tahun terakhir. Hal ini tercermin dari tingginya produksi beras di dalam negeri.

Serapan beras sampai bulan April, menurut Amran, tertinggi dalam satu dekade. Kemudian stok beras, menurut Menteri Pertanian, juga menujukan angka yang tinggi, yakni mencapai 3 juta ton.

“Kita pecah rekor hari ini 3 juta ton dan ini tertinggi selama 20 tahun, bahkan di atas 20 tahun. Tapi data yang kami terima, yang kami dapatkan adalah 20 tahun tertinggi selama 20 tahun stok gudang 3 juta ton lebih. Juga jagung demikian produksi jagung kita cukup tinggi. Insyaallah dengan tanam serempak hari ini kami yakin produksi ke depan lebih tinggi,” kata Mentan usai acara Tanam Padi Serentak di Ogan Ilir Sumatra Selatan, Rabu (23/4/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan mengaku yakin bahwa swasembada pangan dapat segera tercapai.

“Artinya sampai 2026 kalau normal saja kita tidak perlu impor lagi. Kalau bahasa terangnya berarti kita yang tadinya 4 tahun, 3 tahun, 2 tahun sampai April kita sudah bisa swasembada,” kata Zulkifli.

Menurut Amran, kegiatan tanam raya kali ini serentak dilaksanakan di 160 kabupaten di seluruh Indonesia. Mentan menargetkan luas tanam selama April 2025 mencapai 1,3 juta hektare dengan estimasi produksi mencapai 7,5 juta ton gabah.

“Insyaallah produksi kita target 7,5 juta ton, kalau menjadi beras itu 3,5 sampai 4 juta ton. Dimana kebutuhan per bulan hanya 2,5 juta ton,” kata Amran.

Sedangkan Zulhas mendorong program tanam kedua meskipun meski perlunya perbaikan irigasi di beberapa titik masih berjalan. Namun ia yakin, dukungan cuaca yang diperkirakan tidak akan mengalami kemarau panjang, Menko Zulhas menargetkan produksi pangan 2025 akan melimpah dan stabil.

“Kalau tanam ini digerakkan lagi, irigasi selesai, kemudian tahun ini juga menurut BMKG itu tidak akan ada kemarau yang panjang, maka saya meyakini produksi kita akan berlimpah beras. Jadi kita akan panen besar tahun ini,” kata Zulhas.

Baca juga: Presiden Izinkan Ekspor Beras ke Beberapa Negara

Share Here: