
SPPG Polda Kalsel Bagikan Makan Bergizi Gratis Bagi 1.700 Anak
Jakarta – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Grand opening SPPG Polda Kalsel ini ditandai dengan penyerahan makan bergizi gratis (MBG) kepada 1.700 penerima manfaat yang terdiri dari siswa dan siswi PAUD, TK, hingga SD.
Program MBG merupakan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang digulirkan secara serentak di seluruh Indonesia, dan dilaksanakan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Polda Kalsel pada umumnya, dalam rangka ikut serta menanggulangi dan mencegah stunting serta masalah gizi buruk pada anak.
Melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, kamis (28/8), Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan sebanyak 1.700 siswa dari delapan lembaga pendidikan menjadi penerima manfaat pertama dari program ini. Delapan lembaga pendidikan meliputi berbagai tingkat mulai PAUD hingga SD.
Selain itu sebanyak 3.220 paket gizi yang berisi makanan dan minuman bergizi telah disalurkan sejak Juli 2025 lalu kepada siswa-siswi PAUD, TK, hingga SD.
Setelah delapan sekolah penerima manfaat, Polda Kalsel kedepannya menargetkan 13 sekolah.
Kapolda pun menjelaskan, di SPPG Polda Kalsel telah memiliki Kepala SPPG, Ahli Gizi, Accounting, dan relawan-relawan yang bertugas memasak sebagaimana standar BGN (Badan Gizi Nasional).
“Untuk gizi yang diberikan kepada penerima manfaat, telah dilakukan penakaran sesuai dengan instruksi dari Badan Gizi Nasional,” terang Kapolda Kalsel.
Anak-anak penerima manfaat makan bergizi gratis pun gembira sambil mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Dengan diresmikannya SPPG Polda Kalsel, diharapkan sinergi antara Polri dan elemen masyarakat dalam bidang kesehatan, khususnya pemenuhan gizi anak, akan semakin kuat dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Baca dong:Ridwan Kamil Diperiksa Lagi, Laporan Lisa Mariana Naik Penyidikan?



