
Saat Waka BGN Kesal Kepala SPPG Malas Cek Sekolah Penerima MBG
Banyuwangi – Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang benar-benar kesal dengan Kepala SPPG malas yang selama ini tidak rutin mengecek baik sekolah maupun siswa penerima manfaat Program MBG di wilayahnya. Padahal menurutnya, kunjungan rutin sekolah sudah menjadi kewajiban Kepala SPPG lantaran dengan begitu bisa diketahui data riil dari lapangan terkait perkembangan siswa penerima manfaat MBG maupun kendala yang dihadapi dan solusi cepat yang bisa dilakukan.
Simak videonya disini:
Sebelumnya, viral sekolah SDN 1 Batuporo Timur, di Dusun Pandiyan, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura, Jawa Timur. Dalam video viral itu, disebutkan bahwa sekolah itu menerima jatah MBG sebanyak 63 porsi, meskipun tidak ada aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) karena tidak memiliki siswa. Parahnya lagi, salah satu ruang kelas di sekolah itu disebut dipakai untuk berkaraoke.
Hasil temuan sementara, sekolah itu semula memiliki 12 orang siswa laki-laki, dan 21 orang siswa perempuan, sementara guru yang mengajar mereka sebanyak 7 orang. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, para siswa kemudian memilih belajar di Madrasah, dan hanya pada hari Jumat datang ke sekolah itu.
Munculnya berita viral tentang sekolah kosong itu menimbulkan asumsi bahwa BGN lemah dalam hal data. Padahal hal itu akibat kepala SPPG malas rutin berkunjung ke sekolah.
Baca:Soal Narasi Miring Anggaran MBG, Begini Penjelasan BGN..


