Punch, Bayi Monyet yang Mencuri Hati Dunia, Mulai Bisa Beradaptasi

Punch, Bayi Monyet yang Mencuri Hati Dunia, Mulai Bisa Beradaptasi

Jepang – Jika Anda aktif di media sosial dalam beberapa waktu terakhir, hampir mustahil belum pernah melihat Punch, seekor bayi monyet Jepang dari spesies macaque Jepang, yang sukses mencuri perhatian dunia maya. Punch adalah bayi monyet berusia 7 bulan yang tinggal di Ichikawa City Zoo dan Botanical Gardens, dekat Tokyo, Jepang.

Punch menjadi viral setelah diketahui ditinggalkan induknya tak lama setelah lahir pada Juli tahun lalu. Pihak kebun binatang menyebut sang induk mengalami stres, sehingga Punch akhirnya dirawat langsung oleh para penjaga kebun binatang.

Selama masa perawatan, Punch terlihat selalu memeluk boneka orangutan, produk IKEA, yang menjadi sumber kenyamanan baginya. Pemandangan itu dengan cepat menyentuh hati publik dan menjadikan Punch sebagai salah satu hewan paling dicintai di internet.

Mulai Mandiri dan Berbaur dengan Kelompok

Sejak Januari 2026, Punch telah dipindahkan untuk hidup bersama kelompok macaque lainnya. Meski sempat memicu kekhawatiran publik akibat video yang menunjukkan dirinya didorong oleh monyet lain, pihak kebun binatang menegaskan tidak ada agresi serius yang terjadi.

Dalam pembaruan terbaru yang diunggah melalui akun resmi kebun binatang di X pada Senin (23/2/2026), seorang penjaga menyampaikan bahwa kondisi Punch terus membaik.

“Tidak terlihat adegan Punch dimarahi. Ia juga terlihat bermain bersama bayi monyet lainnya,” tulis sang penjaga.

Perkembangan penting lainnya adalah Punch kini mulai makan sendiri tanpa bergantung pada kehadiran penjaga, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan selama lima bulan pertama hidupnya. Hal ini dianggap sebagai tanda meningkatnya kepercayaan diri dan kemampuan adaptasi sosial.

Meski masih sering membawa boneka kesayangannya, Punch juga mulai menjelajah kandang, meniru kebiasaan grooming monyet yang lebih tua, bahkan terlihat belajar berjalan dengan dua kaki sambil memegang tongkat, aksi yang kembali membuat publik gemas.

Isu Rambut Rontok Jadi Perhatian Publik

Di luar kabar tentang Punch, kebun binatang juga menanggapi kekhawatiran pengunjung terkait sejumlah macaque lain yang terlihat mengalami kerontokan bulu cukup parah.
Dalam pernyataan resmi pada 25 Februari, pihak kebun binatang menyebut kondisi tersebut tidak berkaitan dengan penyakit serius. Asupan makanan dan berat badan monyet-monyet tersebut dinyatakan normal.

“Kami menduga penyebab utamanya adalah kebiasaan grooming berlebihan,” tulis pihak kebun binatang.

Untuk mengatasi hal ini, sejak Juni 2025, tiga staf khusus telah ditugaskan untuk meneliti dan mengembangkan pendekatan guna meningkatkan kesehatan serta dinamika sosial kelompok.

Terkait lingkungan Punch, kebun binatang memastikan terdapat empat ruang tertutup di area belakang kandang yang tidak terlihat pengunjung, yang bisa digunakan monyet untuk bersembunyi atau menenangkan diri. Punch diketahui kerap memanfaatkan ruang tersebut.

Pihak kebun binatang juga menegaskan belum akan melakukan perubahan besar pada area kandang karena dikhawatirkan dapat memicu stres dan meningkatkan risiko perundungan terhadap Punch.

“Kami ingin memprioritaskan proses Punch menjadi bagian dari kelompok dengan aman, sambil terus meningkatkan kondisi kesehatan seluruh monyet,” tulis pernyataan tersebut.

Pernyataan itu ditutup dengan permintaan kepada publik untuk terus memberikan dukungan bagi Punch dan kelompok monyet lainnya.

Baca dong:

Share Here: