
Prabowo Akan Temui Putin Juni Di Rusia
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan melaksanakan kunjungan kenegaraan untuk menemui Presiden Rusia Vladimir Putin ke Rusia pada Juni mendatang. Karena itu, Kedutaan Besar Rusia tengah mempersiapkan kunjungan itu. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov.
“Kami sedang mempersiapkan kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke Rusia pada Juni nanti. Rencana kunjungan ini sudah dikonfirmasi oleh pihak Indonesia, dan kami akan mempersiapkan secara baik agenda penting ini,” kata Dubes Tolchenov kepada media di Jakarta, Senin.
Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo akan bertemu dan bernegosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, kata Tolchenov.
Prabowo selain bertemu Putin, juga akan menjadi tamu utama dan pembicara kunci dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEL) 2025 di Kota St. Petersburg, kata Dubes Rusia.
Konferensi internasional di St. Petersburg tersebut digelar tanggal 18—21 Juni 2025 dengan tema “Nilai Bersama: Fondasi Pertumbuhan di Dunia Multipolar”.
“Saya berharap Pak Prabowo akan menyampaikan lewat pidatonya tersebut visi dan pandangannya terkait situasi ekonomi di dunia, kemudian di kawasan, dan bagaimana Indonesia menghadapi isu-isu global,” ucap dia.
Dubes Tolchenov lalu menyoroti penyelenggaraan Komisi Gabungan Rusia–Indonesia untuk Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, dan Teknis yang dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov awal bulan ini telah berhasil mencetak sejumlah pencapaian.
Sejumlah kesepakatan yang tercapai dalam agenda itu di antaranya nota kesepahaman (MoU) terkait sertifikasi dan produksi komoditas halal serta MoU antara federasi badminton kedua negara dalam rangka penguatan kerja sama olahraga, kata dia.
Tolchenov juga menyambut diselenggarakannya forum bisnis oleh Kadin Indonesia di sela-sela agenda Komisi Gabungan yang mempertemukan 150 pebisnis Rusia dengan mitranya di Indonesia untuk membahas potensi kerja sama perdagangan antara kedua belah pihak.



