Pasca Dihajar Amerika, Iran Giliran Gempur Israel

Pasca Dihajar Amerika, Iran Giliran Gempur Israel

Tel Aviv – Pasca dihajar Amerika Serikat, Iran giliran menggempur Israel dengan serangan gelombang rudal ke wilayahnya pada Minggu (22/6/2025). Serangan rudal ini adalah serangan baru setelah 3 fasilitas nuklir Iran dibombardir oleh Angkatan Udara Amerika Serikat.

“Beberapa saat yang lalu, sirene berbunyi di beberapa wilayah di Israel setelah identifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke Israel,” kata juru bicara militer Israel dalam pernyataannya yang dikutip AFP.

Menurut keterangan militer Israel, mereka mendeteksi 2 gelombang rudal yang ditembakkan dari Iran. “Saat ini, kami (Angkatan Udara Israel) beroperasi untuk mencegat dan menyerang jika diperlukan untuk menghilangkan ancaman,” tulisnya pernyataan itu.

Setidaknya 16 orang terluka di Israel pasca serangan itu. Menurut layanan kesehatan Israel, Magen David Adom, mereka telah mengevakuasi 16 orang ke rumah sakit, termasuk satu orang 30 tahun yang terluka di tubuh bagian atas oleh pecahan peluru.

Penyiar KAN 11 memperlihatkan gambar bangunan di tengah Israel yang hancur. Sirene berbunyi di seluruh negeri setelah militer Israel melaporkan rudal yang masuk, kemudian pertahanan udara diaktifkan dan terdengar ledakan keras di Tel Aviv dan Yerusalem.

Kepolisian Israel menunjukkan lokasi jatuhnya pecahan senjata di wilayah utara yang meliputi pelabuhan Haifa. Pusat pesisir Tel Aviv, kota selatan Beersheba dan pelabuhan utara Haifa telah menjadi tiga wilayah yang paling sering menjadi sasaran Iran.

Iran mengatakan bahwa mereka menargetkan beberapa situs di Israel termasuk Bandara Ben Guiron. “Gelombang kedua puluh Operation Honest Promise 3 dimulai dengan menggunakan kombinasi rudal berbahan bakar cair dan padat jarak jauh dengan daya hulu ledak yang dahsyat,” kata angkatan bersenjata Iran dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita Fars.

Menurut kantor berita AFP, sebanyak 30 rudal telah diluncurkan dari Iran ke Israel. Bandara Internasional Ben Gurion termasuk di antara lokasi di Israel yang menjadi target serangan Iran.

Selain bandara, “pusat penelitian biologi”, pangkalan logistik dan berbagai lapisan pusat komando dan kendali juga menjadi sasaran utama serangan itu.

Beberapa saat setelah peluncuran peluru kendali itu, seorang presenter di televisi pemerintah Iran mengumumkan serangan rudal baru yang menargetkan Israel, dengan mengatakan: “Gambar langsung yang Anda lihat ini adalah salvo rudal Iran yang baru ditembakkan ke wilayah pendudukan.”

Sementara itu CNN melaporkan bahwa Israel meluncurkan serangan terbarunya ke Iran bagian barat pada Minggu (22/6/2025). Ini serangan pertama setelah serangan AS ke fasilitas nuklir Iran. Menurut Pasukan Pertahanan Israel, Angkatan Udara Israel ‘telah memulai serangkaian serangan terhadap target militer di Iran bagian barat’.

“Selain itu, pagi ini, IAF menyerang peluncur rudal yang siap diluncurkan ke wilayah Israel, tentara di Angkatan Bersenjata Iran, dan dengan cepat menetralisir peluncur yang meluncurkan rudal ke wilayah Israel beberapa saat yang lalu,” kata pernyataan itu.

Baca dong: Trump Ancam Iran jika Balas Serangan Amerika Serikat

Share Here: