Mobil MBG Tabrak Anak SD, Nanik: Kepala SPPG TanggungJawab Keamanan Distribusi

Mobil MBG Tabrak Anak SD, Nanik: Kepala SPPG TanggungJawab Keamanan Distribusi

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Mitra turut bertanggungjawab memastikan kelancaran dan keamanan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke anak sekolah dengan baik. Menurut Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, permintaan tanggungjawab Kepala SPPG ini buntut dari insiden mobil pengiriman SPPG yang menabrak anak dan guru SD di Jakarta Utara, pada Kamis (11/12) kemarin.

Nanik geram ketika mengetahui sopir yang mengendarai mobil ternyata sopir cabutan yang belum mahir mengendarai mobil. Dari hasil investigasi pihaknya, peristiwa yang terjadi di SD N 1 Kalibaru Jakarta Utara itu menurut Nanik, sebuah keteledoran.

“kejadian di priuk, sebuah keteledoran itu hampir 21 nyawa anak melayang. ini sebenernya ngga harus terjadi sopir cabutan, ngga bisa bawa mobil transmisi manual, ngga ada sim, bekas kurir jnt,” ujar Nanik, saat acara sosialisasi dan penguatan tata kelola MBG di Pasuruan, pada Jumat (12/12).

Nanik menambahkan, kejadian itu jelas merupakan tanggung jawab kepala SPPG dan mitra, karena mengizinkan mengganti sopir dengan orang yang tidak mahir mengendarai mobil.

Selanjutnya, menurut Nanik, pihak BGN, mulai Jumat (12/12) ini melarang mobil angkut makanan bergizi gratis masuk ke dalam lingkungan sekolah.

“mulai hari ini mobil ngga boleh masuk ke dalam sekolah, cukup di depan pagar,” ucap nanik.

Sebelumnya, insiden mobil MBG menabrak anak sekolah dan guru di SD N Kalibaru Jakarta Utara pada Kamis (11/12) pagi. Akibat insiden itu belasan anak SD dirawat masuk rumah sakit, termasuk seorang guru yang mengalami patah tulang.
Baca:Bertahan Hidup Dari Becak Sampai 2 Kali Alami Penyakit Kronis

Share Here: