
Menhan Tinjau Program Biodiesel di Papua Selatan
Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, untuk mendatangi lokasi pengembangan program biodiesel berbasis kelapa sawit.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Menhan mengatakan bahwa kunjungan kerja ke lokasi pengembangan program biodiesel itu menegaskan komitmen pemerintah untuk secara bertahap membangun kemandirian energi nasional, sekaligus memperkuat kedaulatan negara dari sisi keamanan dan ekonomi.
Terlebih, kata Sjafrie, program pengembangan biodiesel itu merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar, khususnya solar.
Mewujudkan kemandirian energi nasional merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto dalam ketahanan energi. “Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari luar negeri,” katanya.
Kata Menhan, kegiatan peninjauan pengembangan program biodiesel yang dilakukannya dari udara terhadap kawasan rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit tidak hanya mencerminkan komitmen Kemenhan dalam menjaga stabilitas wilayah timur Indonesia, tetapi menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pembangunan strategis di Papua.
Dalam kunjungan itu, Menhan didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, yaitu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, hingga Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Sebelumnya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga telah mengunjungi Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Dengan mengenakan rompi anti peluru mereka dan rombongan meninjau kondisi para prajurit TNI di garda terdepan.
Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, kunjungan itu bertujuan untuk meyakinkan negara agar menyelaraskan pertahanan negara dan keuangan negara untuk mewujudkan keamanan dan stabilitas nasional.
“Agar Kemenkeu (Kementerian Keuangan) juga tahu kendala-kendala yang dihadapi dalam penugasan prajurit TNI di garda terdepan di Papua, yang masih rawan konflik,” kata Frega saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.
Baca dong: Pakai Rompi Anti Peluru Menhan-Menkeu Cek Garda Terdepan Papua



