Cegah Terorisme: Kepala BNPT Temui Menteri Pertahanan

Cegah Terorisme: Kepala BNPT Temui Menteri Pertahanan

Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono bertemu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas strategi memperkuat pencegahan terorisme dan program-program deradikalisasi. Acara berlangsung di Kementerian Pertahanan RI, kemarin, Rabu (8/1/2025).

Dalam pertemuan di jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dan soliditas, baik di internal BNPT maupun dengan lembaga-lembaga terkait lainnya dalam menghadapi ancaman terorisme ke depan.

“Sinergi antarlembaga kunci utama dalam mengoptimalkan upaya penjagaan kedaulatan negara, mengingat kompleksitas tantangan yang dihadapi membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan,” kata Sjafrie kepada Kepala BNPT, yang dikutip dari siaran resmi Kemenhan Kamis (9/1/2025) di Jakarta.

Kepala BNPT Eddy Hartono berkunjung ke Kementerian Pertahanan RI untuk melaporkan tugas-tugasnya kepada Menteri Pertahanan Sjafrie. Di Kantor Kementerian Pertahanan, pertemuan antara 2 pemimpin kementerian/lembaga itu didampingi beberapa pejabat utama masing-masing.

Dalam pertemuan itu, Menhan menekankan kolaborasi antara Kementerian Pertahanan dan BNPT sebagai faktor krusial untuk mewujudkan strategi yang efektif mencegah paham-paham radikalisme dan ancaman terorisme masuk ke tanah air. Sjafrie juga mengutarakan harapannya BNPT dapat terus tumbuh dan memperluas jejaringnya di tingkat global.

Sjafrie lalu menyebut beberapa terobosan BNPT, di antaranya pelatihan untuk CPNS, program duta damai untuk generasi muda, dan program penguatan Pancasila di sekolah-sekolah.

“Harapannya, di tingkat global, BNPT dapat aktif membangun jejaring dengan banyak negara mengembangkan strategi kontra-terorisme,” kata Menhan Sjafrie.

Eddy Hartono juga memerinci program-program penting BNPT yang telah berjalan. Di antara program-program penting itu adalah pelatihan bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pelatihan itu, kata Kepala BNPT, bertujuan membekali para calon aparatur sipil negara dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi tantangan penanggulangan terorisme di era modern. Pelatihan itu juga bertujuan memperkuat pemahaman ideologi nasional, yaitu Pancasila.

Share Here: