
Liga Premier Klarifikasi VAR Kontroversial di Laga Tottenham vs Crystal Palace

Keputusan Video Assistant Referee (VAR) memicu kontroversi dalam laga Premier League antara Tottenham Hotspur dan Crystal Palace. Gol pembuka Crystal Palace yang dicetak Ismaila Sarr dianulir karena dinilai berada dalam posisi offside yang sangat tipis.
Dalam pertandingan yang berlangsung di kandang Tottenham, gol Sarr sempat tercipta setelah bola yang terdefleksi melambung melewati kiper Spurs Guglielmo Vicario dan masuk ke gawang. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh VAR, gol tersebut dibatalkan karena Sarr dinilai berada sedikit di depan bek Tottenham Micky van de Ven.
Pihak Premier League melalui akun Match Centre di media sosial menjelaskan bahwa VAR telah meninjau keputusan wasit dan memastikan Sarr berada dalam posisi offside sehingga gol harus dianulir.
Keputusan tersebut memicu perdebatan. Mantan kiper Tottenham yang menjadi komentator, Joe Hart, mempertanyakan keputusan itu. Ia bahkan berseloroh bahwa bagian wajah Sarr yang sedikit melewati garis pertahanan menjadi alasan gol tersebut tidak disahkan.
“Apakah itu yang kita jadikan dasar? Wajahnya yang offside?” ujar Hart dalam siaran TNT Sports.
Meski golnya dianulir, pertandingan tetap berjalan sengit. Dominic Solanke sempat membawa Tottenham unggul lebih dulu. Namun situasi berubah ketika Van de Ven menerima kartu merah setelah menarik kaus Sarr di kotak penalti.
Sarr kemudian mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk menyamakan kedudukan bagi Crystal Palace. Keputusan penalti dan kartu merah tersebut juga telah dikonfirmasi VAR sebagai keputusan yang tepat.
Crystal Palace akhirnya berbalik unggul lewat gol Jørgen Strand Larsen menjelang akhir babak pertama. Tak lama berselang, Sarr kembali mencetak gol keduanya sehingga tim tamu menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan.
Kekalahan ini semakin memperburuk situasi Tottenham. Tim asuhan Igor Tudor belum meraih kemenangan di liga sepanjang tahun 2026 dan kini hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
Sementara itu, West Ham United dan Nottingham Forest terus menempel ketat di papan bawah klasemen.
Kontroversi keputusan VAR pada laga ini pun kembali memicu perdebatan publik mengenai penggunaan teknologi tersebut dalam menentukan keputusan krusial di sepak bola.
Baca:Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Lolos ke Perempat Final All England 2026

