Kunjungan Wisatawan Naik Dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo

Kunjungan Wisatawan Naik Dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo

Jakarta – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melaporkan kunjungan wisatawan naik dalam 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Kunjungan wisatawan 2024 meningkat 18 persen jika dibandingkan tahun 2023,” kata Widiyanti usai menghadap Presiden Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2025.

Secara riil, pada tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan naik hingga mencapai 13,74 juta kunjungan. Hal inilah yang dihitung Menteri Pariwisata sebagai kenaikan sekitar 18 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023.

Menteri Pariwisata juga melaporkan kepada Presiden bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara naik pada Kuartal IV 2024, hingga mencapai 3,37 juta kunjungan, atau tumbuh 10,3 persen jika dibandingkan dengan Kuartal IV 2023.

“Di sisi perjalanan, kunjungan wisatawan nusantara naik, dengan angka mencapai 263,13 juta perjalanan pada Kuartal IV 2024, atau meningkat 23,2 persen jika dibandingkan dengan Kuartal IV 2023,” kata Menteri Widiyanti.

Menurut Widiyanti, jumlah perjalanan wisatawan dalam negeri atau disebut juga sebagai wisatawan nusantara naik. Selama 2024 mencapai lebih dari satu miliar. Ini artinya naik 22 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023.

Pencapaian ini, kata Widiyanti, menunjukkan keberhasilan Kementerian Pariwisata dalam menjaga pertumbuhan kunjungan wisatawan ke berbagai daerah di Indonesia.

Pada periode 100 hari ini, kata dia, Kementerian Pariwisata mampu menjaga pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara dengan angka yang meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023.

Widiyanti mengatakan bahwa, kenaikan angka kunjungan itu mencerminkan kepercayaan wisatawan terhadap kondisi dan kebijakan pariwisata Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia juga mengungkapkan optimismenya bahwa sektor pariwisata dapat terus berkontribusi mendukung perekonomian nasional. Sebab, sepanjang 2024, jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor pariwisata mencapai 25,01 juta orang. “Ada pertumbuhan 2,5 persen jika dibandingkan tahun 2023,” ujarnya.

“Jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor pariwisata pada tahun 2023 mencapai 24,41 juta orang,” ujarnya. Karena itu, dia optimistis perkembangan sektor pariwisata dapat terus berlanjut dan makin mendorong kontribusi sektor pariwisata terhadap perkembangan produk domestik bruto (PDB) nasional.

Share Here: