Kakorlantas Wanti Pengusaha Logistik Soal Kendaraan Over Dimension Selama Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Wanti Pengusaha Logistik Soal Kendaraan Over Dimension Selama Operasi Ketupat 2026

Jakarta – Operasi Ketupat 2026 telah dilaksanakan selama musim mudik 2026 baik arus mudik dan arus balik. Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho mewanti pengusaha angkutan logistik tidak mengoperasikan kendaraan angkutan yang over dimension (lebih dimensi).

Menurut kakorlantas, pantauan bersama pihaknya dengan Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga masih ditemukan kendaraan over dimension yang melintas.

Ia pun mengimbau para pengusaha untuk mengedepankan pelaksanaan Operasi Ketupat yang bertujuan untuk pengamanan masa mudik Lebaran 2026.

Apabila masih ditemukan lagi kendaraan over dimension yang melintas di jalan, ia memastikan akan menindak tegas.

“Perintah Pak Menteri tindak tegas. Jadi, kemungkinan bisa kami tilang, kemungkinan bisa kami keluarkan, kemungkinan kami kandangkan. Kita sudah siap alternatif-alternatif itu,” ucap Agus Suryonugroho di Bekasi, Sabtu (14/3)

Pemerintah memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang saat masa Angkutan Lebaran pada 13-29 Maret 2026 demi kelancaran arus mudik dan balik.

Pengaturan tersebut berlaku baik di jalan tol maupun arteri.

Pembatasan kendaraan angkutan barang berlaku bagi mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang, dan bahan bangunan.

Namun distribusi barang tetap dapat dilakukan dengan kendaraan dengan dua sumbu, terkecuali untuk barang-barang hasil galian seperti tanah, pasir, batu, hasil tambang, dan bahan bangunan seperti besi, semen, dan kayu.

Baca:Jasa Marga: 3,5 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta Via Tol

 

Share Here: