Jet Tempur Rusia Tiba-Tiba Berjatuhan. Ada Apa?

Jet Tempur Rusia Tiba-Tiba Berjatuhan. Ada Apa?

Moskow – Pesawat jet tempur Rusia, Sukhoi Su-25 jatuh saat latihan rutin di wilayah Primorsky Krai, timur jauh Rusia, Senin lalu. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia insiden ini melengkapi rangkaian 5 kecelakaan udara dalam satu hari.

Penyebab awal jatuhnya jet tempur Rusia itu diduga karena kerusakan teknis.

“Penerbangan dilakukan tanpa membawa amunisi, pesawat jet tempur itu jatuh di daerah tak berpenghuni, dan tidak ada kerusakan di darat,” demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia.

Dalam kecelakaan itu pilot berhasil keluar dengan selamat menggunakan kursi pelontar dan segera diselamatkan oleh tim pencari dan penyelamat.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Angkatan Udara Rusia telah mengalami kerugian besar. Jenderal Christopher Cavoli, Kepala Komando Eropa Amerika Serikat, mengatakan, hingga April 2024 Rusia telah kehilangan sekitar 10% dari total armadanya akibat konflik ini.

Menurut laporan di situs intelijen asal Belanda, Oryx, setidaknya 120 pesawat tempur Rusia telah hancur, sementara 17 lainnya mengalami kerusakan. Sementara Ukraina kehilangan 100 pesawat tempur, dengan empat di antaranya rusak dan satu tertangkap.

Menurut data Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, Rusia telah kehilangan 370 pesawat sejak awal perang.

Dalam insiden lain di bulan ini, sebuah helikopter Mi-28 Rusia jatuh di wilayah Leningrad, menewaskan dua pilot di dalamnya. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia kecelakaan itu juga disebabkan faktor teknis.

Kedua Negara yang terlibat perang itu jarang mengumumkan kerugian militer mereka secara terbuka. Moskow tidak merilis data korban jiwa maupun jumlah peralatan tempur yang hancur akibat perang.

Begitu pula Ukraina, meskipun mereka rutin melaporkan jumlah pasukan dan peralatan militer Rusia yang mereka klaim telah dihancurkan.

Dalam laporan terbaru, Staf Umum Ukraina mengatakan bahwa dalam satu hari saja, Rusia kehilangan 1.280 tentara, sehingga total korban jiwa sejak awal invasi mencapai 904.760 orang. Data ini tidak dapat diverifikasi secara independen dan masih menjadi bahan perdebatan di kalangan pengamat militer.

Gara-gara jatuhnya Su-25 di Primorsky Krai, Kementerian Pertahanan Rusia mengirimkan komisi investigasi ke lokasi kejadian. Penyelidikan bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan dan mencegah insiden serupa di masa depan.

Share Here: