Jasa Marga: 3,5 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta Via Tol

Jasa Marga: 3,5 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta Via Tol

Jakarta – Operasi Ketupat 2026 sudah mulai beroperasi mulai Jumat 13 maret kemarin. Pihak Jasa Marga mengungkapkan, di hari pertama operasi ketupat sudah 14 persen kendaraan yang keluar Jakarta via tol, dari prediksi total sebanyak 3,5 juta kendaraan hingga akhir pekan ini.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantoro, sebanyak 3,5 juta kendaraan diprediksi akan meninggalkan Jakarta melalui tol hingga pekan ini.

“Jadi, perkiraan 3,5 juta kendaraan, di mana kita melihat bahwa arus mudik yang akan terjadi adalah puncaknya di tanggal 18 Maret. Tapi kami perkirakan telah muncul mulai dari hari Jumat (13/3) pekan ini,” ucap Rivan, di Bekasi, Sabtu (14/3).

Angka itu Dari proyeksi 3,5 juta kendaraan ini, lanjutnya, pergerakannya diperkirakan akan berbeda-beda, dimana 28 persen ke Merak, 50 persen ke arah timur sampai dengan Cipularang, sementara sisanya yang sekitar 20 persen adalah ke arah Bogor.

Di hari pertama, atau Jumat (13/3), Jasa Marga mengungkapkan bahwa sebesar 14 persen atau sekitar 285 ribu kendaraan telah keluar dari Jakarta.

“Dari proyeksi Jasa Marga terhadap jumlah kendaraan saat ini sudah keluar dari Jakarta sebesar 14 persen. Tentu ini masih bisa tanpa dikendalikan, tanpa rekayasa lalu lintas,” jelas Rivan.

Adapun tujuan kendaraan tersebut didominasi menuju Tol Trans Jawa.

Ia mengatakan pihaknya masih akan terus memantau pergerakan kendaraan pada hari-hari berikutnya.

Baca:Pelni Prediksi Puncak Arus Mudik Pada 18 Maret 2026

Share Here: