Hari ini 24 Maret, Puncak Arus Balik Dimulai

Hari ini 24 Maret, Puncak Arus Balik Dimulai

Jakarta – Pemerintah memprediksi tanggal 24, 28 dan 29 Maret menjadi puncak arus balik Lebaran tahun ini. Lonjakan pergerakan masyarakat dari kampung halaman menuju kota-kota besar diperkirakan terjadi sejak pagi hingga malam hari, terutama di jalur-jalur utama seperti tol Trans Jawa, jalur Pantura, hingga akses menuju Jabodetabek.

Kementerian Perhubungan bersama Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan kendaraan. Di antaranya penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan sistem one way di beberapa ruas tol yang mengalami kepadatan tinggi.

Kepadatan diprediksi terjadi karena sebagian besar pemudik memilih kembali ke kota pada waktu yang bersamaan, terutama menjelang berakhirnya masa libur Lebaran dan aktivitas kerja yang kembali normal. Selain itu, faktor cuaca dan kondisi jalan juga menjadi perhatian, mengingat potensi hujan di sejumlah wilayah masih cukup tinggi.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantoro dalam keterangan persnya mengatakan pada H+1 lebaran masyarakat yang meninggalkan Jabodetabek masih cukup tinggi lebih dari 200 ribu kendaraan keluar dari Jabodetabek.Diperkirakan arus balik nanti akan sangat padat.

“Masyarakat diimbau mengatur jadwal perjalanan dengan menghindari puncak arus balik tanggal 24, 28 dan 29 Maret,” ujar Rivan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh tidak prima. Pengemudi disarankan beristirahat setiap 2–3 jam sekali di rest area atau pos pelayanan yang telah disediakan.

Tips Aman Arus Balik

Agar perjalanan arus balik tetap aman dan nyaman, pemudik diharapkan memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Cek kondisi kendaraan

Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Periksa rem, ban, oli, serta bahan bakar untuk menghindari kendala di perjalanan.

2. Hindari jam puncak

Jika memungkinkan, atur waktu perjalanan di luar jam-jam padat, seperti dini hari atau malam hari, untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan panjang.

3. Manfaatkan informasi lalu lintas

Gunakan aplikasi navigasi atau pantauan resmi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan kepolisian guna mengetahui kondisi terkini di lapangan.

4. Jaga kondisi fisik

Istirahat cukup sebelum berkendara dan jangan memaksakan diri jika mengantuk. Keselamatan menjadi prioritas utama selama perjalanan.

5. Patuhi aturan lalu lintas

Tetap disiplin dalam berkendara, termasuk menjaga kecepatan, jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Pemerintah juga mengingatkan agar pemudik tetap mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan sampai tujuan. Dengan perencanaan perjalanan yang matang dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan minim kecelakaan.

Share Here: