Gitaris Seringai Ricky Siahaan Meninggal Usai Manggung Di Jepang

Gitaris Seringai Ricky Siahaan Meninggal Usai Manggung Di Jepang

Jakarta – Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Gitaris band metal Seringai, Ricky Siahaan meninggal dunia pada Sabtu (19/4/2025) di Tokyo, Jepang. Ia meninggal di usia 48 tahun karena mengalami serangan jantung usai tampil bersama bandnya.

Seperti diketahui, Seringai tengah menggelar tur bertajuk Seringai Wolves of Asia Tour. Tur ini dijadwalkan berlangsung dari 10 April dan hingga 21 April nanti.

Kabar berpulangnya Ricky pun telah diumumkan oleh Instagram resmi Seringai.

“Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang. Ricky meninggalkan dunia ini dengan sesuatu yang dia cintai: bermain musik keras dengan maksimal.”

“Selamat jalan chainsaw, riffmeister, sampai kita berjumpa kembali. Selalu, selalu, selamanya,” tulis Seringai.

Kabar bahwa Ricky Siahaan meninggal dunia juga disampaikan oleh rekan-rekannya. Salah satu rekan Ricky yang mengonfirmasi kabar kematiannya adalah Soleh Solihun yang mengucapkan belasungkawa melalui akun media sosialnya.

“Selamat jalan Ky, semoga lu diterima di sisi Tuhan,” ucapnya.

Soleh pun mengungkapkan kesannya terhadap mendiang semasa hidupnya. Di mata Soleh, Ricky adalah sosok gitaris seringai yang humoris.

“Buat saya, Ricky bukan hanya gitaris yang jago, dia juga seorang jurnalis musik yang baik, teman yang menyenangkan, dan pribadi yang sangat humoris. Banyak materi stand-up saya di awal karir, saya dapat dari guyonan dia semasa kami masih satu kantor. Saya sering tertawa mendengar ocehannya, lalu saya jadikan premis dan saya bawakan di panggung. Terima kasih ya Ky! Berhubung lu bukan pelawak, jadi gapapa kan gua colong lawakanlu,” ungkapnya.

Ricky yang lahir di Tanjung Pandan, Belitung, 5 Mei 1976, memiliki nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan. Kariernya di dunia musik dimulai sejak tahun 1995 saat membentuk band Chapter 69.

Setelah itu, ia sempat menjadi bagian dari band hardcore Buried Alive sebelum bergabung dengan Stepforward pada 1999.

Pada 2002, Ricky dan Arian13 membentuk grup band Seringai. Dalam band tersebut, Ricky mengisi posisi sebagai gitaris.

Kecintaannya akan musik tidak hanya ditampilkan di atas panggung tapi disalurkan juga melalui industri media. Ia pernah menjadi produser di stasiun radio MTV On Sky (kini Trax FM) pada 2002.

Tiga tahun kemudian, Ricky bergabung dengan Rolling Stone Indonesia dan menjabat sebagai managing editor hingga majalah itu tutup pada 2017.

Kariernya di media pun berlanjut saat ia menjadi CEO Whiteboard Journal pada tahun 2023.

Share Here: