
Film India ‘Dhurandhar: The Revenge’ Hampir Tembus Rp10 Triliun di Box Office

Film Dhurandhar: The Revenge yang dibintangi Ranveer Singh terus mencatatkan performa impresif di box office global. Film garapan sutradara Aditya Dhar tersebut kini mendekati pendapatan sebesar Rs10 miliar atau sekitar Rp10 triliun, menjadikannya salah satu film Hindi dengan pendapatan terbesar sepanjang masa.
Film ini sukses menarik perhatian publik dan industri film sejak penayangan perdananya. Meski belum dirilis di bioskop wilayah Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab dan negara-negara GCC, film tersebut tetap meraih pendapatan besar secara global.
Di pekan pertama penayangannya, Dhurandhar: The Revenge masih mampu menarik banyak penonton ke bioskop, menandakan minat publik yang tinggi terhadap film aksi politik tersebut.
Cerita Mata-mata yang Sarat Politik
Dalam film ini, Ranveer Singh memerankan karakter Hamza Ali Mazari, seorang agen intelijen India yang menyusup ke jaringan kriminal dan teror di Pakistan. Ia menjalankan misi berbahaya dengan membangun identitas baru hingga akhirnya menjadi tokoh berpengaruh yang dikenal sebagai “King of Lyari”.
Cerita film membawa penonton ke dunia penuh intrik yang melibatkan kelompok ekstremis, tokoh politik, dan sindikat kejahatan di kota Karachi, Pakistan. Film ini juga menyinggung sejumlah peristiwa nyata dalam politik India, termasuk pidato kemenangan Narendra Modi pada tahun 2014, kebijakan demonetisasi India, serta serangan teror Uri Attack.
Didukung Aktor Ternama
Selain Ranveer Singh, film ini juga menghadirkan deretan aktor papan atas seperti Sanjay Dutt, R. Madhavan, Arjun Rampal, Gaurav Gera, Rakesh Bedi, Danish Pandor, dan Sara Arjun.
Kesuksesan film ini juga mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh industri film India. Aktor legendaris Rajinikanth memuji skala produksi film tersebut, sementara sutradara Ram Gopal Varma secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap karya Aditya Dhar. Aktor senior Nagarjuna juga menyebut Dhar sebagai sineas inspiratif.
Pujian dan Kritik
Meski mendapat sambutan positif dari banyak penonton, film ini juga menuai kritik. Beberapa pihak menilai sekuel ini lebih menonjolkan aksi spektakuler dan skala produksi besar dibandingkan kedalaman cerita yang menjadi kekuatan film pertamanya.
Ledakan, dialog keras, serta intensitas adegan aksi yang tinggi membuat film ini terasa lebih bombastis. Namun secara teknis, Dhurandhar: The Revenge tetap dipuji karena visual yang meyakinkan dan produksi yang rapi.
Dengan performa box office yang terus meningkat, film ini berpeluang menjadi salah satu blockbuster terbesar dalam sejarah Bollywood, bahkan berpotensi melampaui rekor film-film yang dibintangi para bintang besar industri tersebut.
Baca:Trailer Spider-Man: Brand New Day Penuh Kejutan, Ini 16 Detail yang Terungkap



