Dzikir Pagi, Ghaffir Ayat 44: Muslim Berprinsip Bahwa Setiap Urusannya Diserahkan Pada Allah

Dzikir Pagi, Ghaffir Ayat 44: Muslim Berprinsip Bahwa Setiap Urusannya Diserahkan Pada Allah

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Ghaffir ayat 44. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Ghaffir ayat 44

فَسَتَذْكُرُوْنَ مَآ اَقُوْلُ لَكُمْۗ وَاُفَوِّضُ اَمْرِيْٓ اِلَى اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَصِيْرٌ ۢبِالْعِبَادِ

Arab Latin: Fa satażkurūna mā aqūlu lakum, wa ufawwiḍu amrī ilallāh(i), innallāha baṣīrum bil-‘ibād(i).

Artinya: “Kelak kamu akan mengingat apa yang kukatakan kepadamu. Aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.”

Tafsir Ringkas Kemenag:
Maka dengan demikian kelak kamu akan ingat dan mengakui kebenaran yang aku sampaikan kepada kamu dan bahkan apa yang kukatakan kepadamu selama ini sesuatu yang layak untuk diyakini. Dan oleh sebab itu, aku menyerahkan seluruh urusanku hanya kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat akan apa yang diperbuat oleh hamba-hamba-Nya dan akan memberi balasan yang setimpal dengan apa yang diperbuat.

Setiap muslim selalu menekankan prinsip ini, Aku bertawakal kepada Tuhanku dan aku menyerahkan kepada-Nya segala urusanku dan aku mohon pertolongan kepada-Nya, agar aku terpelihara dari segala macam kejahatan yang mungkin aku lakukan dan dari segala bencana yang mungkin menimpaku.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al-Baqarah Ayat 214: Lagi Kesusahan? Ingat, Pertolongan Allah Itu Dekat

Share Here: