
Duo Kakak Adik Bos PT Sritex Yang Ditetapkan Tersangka Kejagung
Jakarta – Kejaksaan Agung (kejagung) menambah deretan tersangka perkara korupsi pemberian kredit PT Sritex dan entitas anak usaha. Terbaru, giliran Dirut PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto (IKL) yang ditetapkan tersangka oleh pihak kejagung. Iwan Kurniawan tidak lain merupakan adik dari Iwan Setiawan Lukminto, bos PT Sritex 2005-2022, yang lebih dulu ditetapkan jadi tersangka kejagung bersama 10 orang lainnya.
Kasus dugaan korupsi pemberian kredit PT Bank BJB, PT Bank DKI, dan PT Bank Jateng kepada PT Sritex dan entitas anak usaha, menyeret duo kakak adik bos PT Sritex.
Menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo, Iwan Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka atas perannya selaku mantan Wakil Direktur Utama PT Sritex.
“Tim penyidik kembali menetapkan satu orang tersangka dengan identitas Wakil Direktur Utama PT Sritex periode 2012–2023 IKL,” kata Nurcahyo, di Jakarta, Rabu (13/8).
Nurcahyo membeberkan beberapa peran IKL, salah satunya menandatangani surat permohonan modal kerja dan investasi atas nama PT Sritex Tbk. kepada Bank Jateng pada tahun 2019 yang sudah dikondisikan agar pengajuan kredit modal kerja dan investasi bisa diputus oleh Direktur Utama Bank Jateng.
Pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Iwan Kurniawan ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.
Kejagung kini total menetapkan 12 tersangka dalam kasus pemberian kredit ini.
11 tersangka sebelumnya antara lain 9 orang dari pihak bank, yakni BJB, Bank DKI, dan Bank Jateng, kemudian 2 tersangka berasal dari PT Sritex, termasuk salah satunya adalah Iwan Setiawan Lukminto selaku Direktur Utama PT Sritex pada tahun 2005—2022.
Baca dong:Ini Tanggapan Istana Soal Bupati Pati Arogan Didemo Warganya

