Dihajar Bom GBU-57 Bagaimana Nasib Bunker Fordo?

Dihajar Bom GBU-57 Bagaimana Nasib Bunker Fordo?

Teheran – Iran dihajar Amerika Serikat dengan menjatuhkan bom GBU-57 ke situs nuklir mereka memakai pesawat pembom siluman B-2, Minggu dini hari (22/6/2025). Dengan pongah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah memusnahkan tiga fasilitas nuklir Iran termasuk bunker pengayaan uranium di Fordo. Bagaimana kondisi bunker itu?

Menurut liputan BBC, bunker fasilitas nuklir Fordo diyakini memiliki kedalaman sekitar 80 hingga 90 meter dari permukaan. Fasilitas nuklir Fordo terletak di wilayah perbukitan berbatu Iran. Letak geografis yang berbukit-bukit itu disebut amat menyulitkan musuh-musuh Iran untuk menghancurkan fasilitas nuklir Fordo.

Sedangkan 2 fasilitas lainnya yang juga dibom AS menggunakan GBU-57 dari pengebom B-2 adalah fasilitas nuklir di Natanz dan Isfahan.

Sejak Jumat lalu, (13/6/2025) Israel sebenarnya juga sudah melancarkan serangan ke tiga fasilitas nuklir Iran itu. Namun mereka disebut-sebut kesulitan menghancurkan bunker nuklir Fordo. Pasukan militer Israel (IDF) konon hanya mampu menghancurkan Fordo di lapisan permukaan tanah dan tidak mampu membongkar ke dalam bunker.

Karena itulah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemudian meminta bantuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengerahkan pengebom siluman B-2 menghancurkan bunker nuklir itu. Trump pun mengabulkan permintaan sekutu terdekatnya itu dengan menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran termasuk Fordo menggunakan bom GBU-57 dari jet pengebom siluman B-2.

Usai pemboman itu, dengan arogan Trump kemudian mengumumkan keberhasilan tetara Amerika Serikat dalam menghancurkan bunker itu dengan menjatuhkan GBU-57 dengan pesawat jet pembom siluman B-2. Namun, perintah Trump itu pun dikecam dan dinilai berbagai kalangan akan semakin memperuncing dan memperluas konflik antara Israel dan Iran di Timur Tengah.

Pesawat udara B-2 Amerika Serikat kabarnya berulang kali menjatuhkan bom GBU-57 hingga terus menambah kedalamannya sesuai target yang diinginkan. GBU-57 seberat 13.600 kilogram didesain memiliki kemampuan sebagai satu-satunya bom penghancur bunker terdalam dengan detonator jeda untuk meledak setelah masuk ke dalam tanah.

Bom penghancur bunker GBU-57 disebut bisa masuk ke bawah tanah hingga sedalam 60 meter dan menembus batu cadas dan beton terkuat. Sementara kabarnya, Bunker Fordo diyakini berada pada kedalaman 80-90 meter di bawah tanah. Bagaimana kondisinya saat ini belum ada penjelasan dari pihak Iran.

Baca dong: Trump Ancam Iran jika Balas Serangan Amerika Serikat

Share Here: