
Dean James dan Go Ahead Eagles Bebas dari Tuntutan, Isu Paspoortgate Masih Bergulir
Kabar baik datang untuk pemain Timnas Indonesia, Dean James, dan klubnya Go Ahead Eagles. Keduanya dipastikan bebas dari tuntutan hukum terkait kasus paspor atau paspoortgate yang sempat menghebohkan sepak bola Belanda.
Keputusan tersebut diambil oleh jaksa independen federasi sepak bola Belanda, KNVB, pada Rabu (8/4/2026). Dalam putusannya, tidak ada tindakan disiplin yang dijatuhkan kepada pemain maupun klub.
Pihak Go Ahead Eagles menyatakan bahwa keputusan ini diambil karena baik pemain maupun klub tidak memahami konsekuensi otomatis dari perubahan kewarganegaraan. Berdasarkan hasil investigasi, Dean James dinyatakan sah sebagai warga negara Indonesia (WNI) dan tidak lagi berstatus warga negara Belanda.
Meski bebas dari tuntutan, perubahan status kewarganegaraan tersebut membawa konsekuensi administratif. James kini harus terdaftar sebagai pemain non-Uni Eropa di kompetisi Eredivisie. Artinya, ia wajib memenuhi persyaratan seperti izin kerja dan izin tinggal agar bisa kembali bermain musim ini.
Sebelumnya, polemik ini bermula dari laporan NAC Breda yang mempertanyakan keabsahan status Dean James dalam pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Laporan tersebut kemudian memicu pemeriksaan lebih luas terhadap pemain diaspora Indonesia lainnya, seperti Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On.
Situasi ini membuat KNVB meminta seluruh klub di Belanda untuk meninjau ulang kontrak pemain, khususnya mereka yang tidak memiliki paspor Uni Eropa. Para pemain pun diminta segera menyesuaikan dokumen administratif agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Di tengah polemik tersebut, sosok Fardy Bachdim ikut menjadi sorotan. Ia dikenal sebagai agen pemain yang berbasis di Belanda dan merupakan kakak dari mantan pemain Timnas Indonesia, Irfan Bachdim.
Fardy Bachdim bukan pemain, melainkan bekerja di balik layar sebagai perantara dan negosiator pemain. Ia tergabung dalam agensi pemain di Belanda dan memiliki jaringan luas di Eropa.
Dalam beberapa tahun terakhir, Fardy disebut memiliki peran penting dalam proses naturalisasi pemain diaspora Indonesia. Ia menjadi penghubung antara pemain keturunan dengan PSSI, sekaligus membantu meyakinkan mereka untuk membela Timnas Indonesia.
Sejumlah nama pemain naturalisasi seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, hingga Justin Hubner disebut tak lepas dari peran Fardy dalam proses pendekatan dan negosiasi.
Meski demikian, dalam isu paspoortgate yang berkembang di Belanda, Fardy disebut-sebut dalam sejumlah laporan media sebagai pihak yang memiliki jaringan luas dalam proses naturalisasi. Namun, ia membantah memiliki peran langsung dalam persoalan administratif yang kini dipermasalahkan.



