Cium Bibir Pemain Bola, Luis Rubiales Di-Skors

Cium Bibir Pemain Bola, Luis Rubiales Di-Skors

reporter-channel – FIFA telah menskors Ketua Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, dari semua kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola selama 3 bulan, seiring dengan penyelidikan skandal ciuman yang tidak senonoh di bibir pemain Jenni Hermoso, setelah tim nasional wanita Spanyol menang di Piala Dunia.

Luis Rubiales akan dilarang untuk terlibat dalam pertandingan nasional dan internasional, seperti yang dinyatakan oleh ketua komite disiplin Jorge Ivan Palacio.

Dunia sepak bola telah diguncang oleh kontroversi ini sejak hari Kamis (24/8/2023) ketika FIFA memulai proses disipliner terhadap Luis Rubiales atas tindakannya di Sydney.

Pemain berusia 46 tahun ini membela diri dengan keras, mengklaim bahwa dirinya “sama sekali tidak bersalah” dan bersumpah untuk melawan.

Namun, ciuman yang tidak senonoh tersebut telah dikecam secara serempak oleh Hermoso dan rekan-rekan setimnya, dan bahkan pemerintah Spanyol, namun Rubiales tetap bersikukuh dengan pendiriannya.

Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) menyatakan rasa hormatnya terhadap keputusan FIFA, yang menandakan adanya potensi perpecahan di dalam organisasi tersebut.

Rubiales, melalui federasi, mengumumkan niatnya untuk membela diri secara hukum dan menyatakan keyakinannya pada kemampuan FIFA untuk menegakkan kebenaran dan membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

Ketika kontroversi terus berlanjut, sentimen publik tampaknya condong ke arah tindakan FIFA, dengan mantan pemain Inggris dan Barcelona, Gary Lineker, mengungkapkan kelegaannya di media sosial.

Rubiales, yang telah berjanji untuk merevolusi RFEF setelah terpilih pada tahun 2018, kini mendapati dirinya terlibat dalam skandal yang telah memicu protes feminis dan tuntutan pengunduran dirinya.

Meskipun ia tetap teguh pada posisinya, pemerintah Spanyol telah meluncurkan prosedur hukum untuk menskorsnya, dan seluruh tim nasional telah menyatakan penolakan mereka untuk bermain di pertandingan internasional di bawah kepemimpinannya.

Dalam pertarungan narasi yang saling bertentangan, Luis Rubiales bersikukuh bahwa ciuman tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka, sementara Hermoso dengan tegas menyangkal adanya persetujuan dan menggambarkan dirinya sebagai korban.

Seiring dengan meningkatnya kontroversi, para sponsor tim wanita telah menunjukkan dukungan kepada para pemain, dengan menekankan pentingnya menjaga hak-hak dan martabat mereka. Rubiales, yang tampaknya hampir mengundurkan diri, mengejutkan semua orang dengan menolak untuk mundur dan menuduh “feminis palsu” berusaha menghancurkannya.

 

Share Here: