
Belum Sebulan Jadi Kepala BSSN, Ditarik Lagi Ke Mabes TNI
Jakarta – Belum sebulan menjadi Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letnan Jenderal TNI Nugroho Sulistyo Budi harus melepaskan jabatannya. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menarik kembali mantan Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) itu, ke Markas Besar TNI.
Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjend Hariyanto, TNI memandang rotasi dan mutasi jabatan sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan untuk menjaga dinamika, regenerasi, dan efektivitas organisasi.
“Proses ini dilakukan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, dengan tujuan meningkatkan profesionalisme serta kinerja TNI dalam melaksanakan tugas pokok dalam menjaga kedaulatan negara,” kata Hariyanto , di Jakarta, Sabtu (4/1/2025).
Hariyanto mengatakan, rotasi kilat Letjen Nugroho tidak ada kaitannya dengan unsur politis.
“Tentang adanya anggapan bahwa rotasi ini terlalu cepat atau bernuansa politis, saya tegaskan bahwa setiap keputusan rotasi di tubuh TNI didasarkan pada kebutuhan organisasi, penilaian kinerja, dan pertimbangan strategis,” ujarnya.
TNI, kata Hariyanto, selalu menjunjung tinggi prinsip netralitas dan profesionalisme dalam setiap kebijakan, termasuk rotasi jabatan.
“Kami memastikan bahwa kebijakan ini dilakukan secara transparan, obyektif, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga tidak ada ruang untuk kepentingan di luar tugas pokok TNI,” kata bekas Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cendrawasih ini
Mutasi Letjen TNI Nugroho Sulistyo Budi dari posisi sebagai Kepala BSSN tertuang di dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/7/I/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Keputusan ini ditetapkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada tanggal 3 Januari 2025 di Jakarta.
Padahal, Letjen TNI Nugroho baru saja ditetapkan menjadi Kepala BSSN pada 6 Desember 2024. Artinya, ia menjabat Kepala BSSN belum sebulan. Nugroho menjadi Kepala BSSN atau Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tercepat sepanjang sejarah berdirinya lembaga tersebut sejak tahun 1946.
Sebelumnya, Letjen Nugroho menjabat sebagai Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) pada 29 November 2024. Lalu Pada 6 Desember 2024, pangkatnya bertambah satu bintang, dari Mayjen menjadi Letjen. Setelah menjadi Letnan Jenderal, Nugroho kemudian dipromosikan menjadi Kepala BSSN.
Kini, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali merotasi posisi Letjen Nugroho, bersama 100 perwira tinggi lainnya di lingkungan TNI. Jenderal bintang tiga dari satuan Kopassus, dan mantan anggota Tim Mawar itu dimutasi menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.



