
Belum Ada Tanda Berakhir, Kapal Amfibi USS Tripoli AS Tiba Di Timur Tengah
Jakarta – Ketegangan di Kawasan Timur Tengah belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir. Terbaru, Kapal serbu amfibi Angkatan Laut AS USS Tripoli, yang membawa 3.500 marinir AS dan dalam perjalanan ke Timur Tengah, telah tiba di Kawasan itu.
Kabar itu dirilis Komando Pusat AS (CENTCOM), pada Sabtu (28/3).
Pada 23 Maret, dengan mengutip pejabat AS, The Wall Street Journal melaporkan bahwa kapal amfibi USS Tripoli yang berbasis di Jepang, dan sekitar 2.200 marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 sedang menuju Timur Tengah di tengah eskalasi di kawasan tersebut.
“Para pelaut dan marinir AS di dalam USS Tripoli (LHA 7) tiba di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS, pada 27 Maret,” kata CENTCOM di X.
“Kapal serbu amfibi kelas America berfungsi sebagai kapal induk bagi Grup Siap Amfibi Tripoli / Unit Ekspedisi Marinir ke-31 yang terdiri dari sekitar 3.500 pelaut dan marinir, selain pesawat angkut dan pesawat tempur, serta aset serbu amfibi dan taktis,” imbuh mereka.
Konflik di timur tengah berawal dari operasi militer yang dilancarkan AS-Zionis Israel pada 28 Februari.
Serangan itu bahkan menewaskan pemimpin tertinggi Republik Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah hingga kini.
Baca:Kemlu: Iran Respons Positif Permintaan RI soal Kapal Pertamina di Hormuz

