Begini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis

Begini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis

Jakarta – Pemerintah melakukan “Kick Off” cek kesehatan gratis mulai 10 Februari 2025 di seluruh Puskesmas di Indonesia. Menteri-menteri kabinet Merah Putih yang terkait dengan program ini turun gunung memantau langsung cek kesehatan gratis bagi yang ulang tahun.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemeriksaan gratis mulai bayi baru lahir, balita, dewasa, maupun lansia. Bagi yang ulang tahunnya sudah lewat di bulan Januari dan awal Februari pemerintah mengatakan tidak perlu khawatir karena masih bisa dilakukan hingga April.

“Jangan lupa lakukan cek kesehatan gratis agar kita selalu hidup sehat. Buat teman-teman yang ulang tahunnya sudah lewat di Januari dan Februari, tidak usah khawatir karena cek kesehatannya bisa dilakukan hingga akhir April,” ujar Menkes.

Kemenkes mencatat lebih dari 600 ribu orang Indonesia meninggal akibat penyakit kardiovaskular, seperti stroke, yang sering kali disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat dan sebenarnya bisa dicegah dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Hasil cek kesehatan akan dibuatkan dua rekomendasi, yakni bagi yang sehat akan diberi panduan menjaga pola hidup sehat, bagi yang sakit akan diberikan pelayanan medis.

Kemenkes memberikan panduan cara mendaftar cek kesehatan gratis, Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Kemenkes dalam websitenya sehatnegreiku.kemkes.go.id menjelaskan ada 3 cara untuk mendaftar, yaitu :

1.⁠ ⁠Melalui aplikasi Satu Sehat Mobile – Masyarakat dapat mengetahui jadwal dan lokasi Puskesmas untuk cek kesehatan gratis.

2.⁠ ⁠Melalui chatbot WhatsApp di nomor 081110500567 – Chatbot ini akan memandu masyarakat dalam proses pendaftaran dengan cara yang mudah dan praktis.

3.⁠ ⁠Datang langsung ke Puskesmas terdekat – Bagi masyarakat di daerah pedesaan yang tidak memiliki akses internet, cukup membawa KTP atau KK, dan petugas Puskesmas akan membantu proses pendaftaran.

“Dengan adanya program cek kesehatan gratis ini, pemerintah ingin mengubah paradigma layanan kesehatan dari pendekatan kuratif (mengobati setelah sakit) menjadi preventif (pencegahan). Deteksi dini penyakit dapat membantu penanganan yang lebih cepat dan mengurangi beban biaya kesehatan,” tutur Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman.

Aji menambahkan, Untuk anak-anak usia sekolah, program cek kesehatan gratis ini juga berlaku. Mulai dari usia 7 hingga 17 tahun, termasuk anak-anak SD, SMP, dan SMA, akan memperoleh kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan disetiap tahun ajaran baru di sekolah.

Share Here: