
AS-China Meruncing, Beijing Terapkan Tarif Barang AS 125 Persen
Jakarta – Perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China makin meruncing. Giliran China menerapkan tarif impor barang AS sebesar 125 persen. Aksi ini membalas keputusan Donald Trump yang menerapkan tarif lebih tinggi pada produk China.
Beijing kini mengumumkan tarif sebesar 125 persen terhadap barang-barang AS. Kementerian Keuangan China mengatakan tarif tinggi AS terhadap Beijing melanggar prinsip perdagangan internasional.
“Pemberlakuan tarif yang sangat tinggi oleh AS terhadap Tiongkok secara serius melanggar aturan ekonomi dan perdagangan internasional, bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi dasar dan akal sehat, dan merupakan tindakan intimidasi dan pemaksaan sepihak,” kata Kementerian Keuangan China dalam sebuah pernyataan dilansir kantor berita Reuters, Jumat (11/2).
Kementerian Keuangan China menyebut tarif itu akan menjadi bahan tertawaan dalam sejarah ekonomi. Pemerintah Xi Jinping menyampaikan ini menjadi kali terakhirnya merespons Trump. China menyatakan tak mau lagi merespons jika Trump kembali menaikkan tarif untuk barang-barang asal China yang masuk ke AS.
“Jika AS terus memainkan permainan angka dengan tarif, China tidak akan menanggapi,” tambahnya.
Tarif baru China terhadap barang-barang AS ini sama dengan tarif AS saat ini terhadap barang-barang China. Donald Trump mengatakan bahwa ia masih berharap untuk mendapatkan kesepakatan dengan Beijing, dengan mengatakan bahwa kesepakatan itu akan ‘berakhir dengan hasil yang sangat baik bagi kedua negara’.
Baca dong:Tarif Impor Trump untuk China Kini Jadi 145%



