Apa Kata Komika Pandji Setelah Dihukum Ritual Adat Toraja

Apa Kata Komika Pandji Setelah Dihukum Ritual Adat Toraja

Jakarta – Komika Pandji Pragiwaksono dinyatakan bersalah dalam sidang adat masyarakat Toraja. Sebagai permohonan maaf, hakim adat mendendanya untuk mengorbankan satu babi dan lima ekor ayam. Apa kata komika pandji usai menjalani ritual adat Toraja?

Ritual adat Toraja yakni Ma’sarrin dan Kadang Tua’ atau permohonan maaf kepada leluhur Toraja dijalani Komika pandji, Rabu (11/2), di wilayah Tongkonan Kaero Sangalla’, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Hewan denda dijadikan persembahan untuk penyucian dan pemulihan harmonisasi yang telah rusak. Dalam prosesnya, Hewan dikurbankan, lantas dimasak tanpa bumbu dan dihidangkan menggunakan alas daun pisang. Hidangan ini selanjutnya disantap bersama oleh Pandji, para tokoh adat, dan masyarakat yang hadir di lokasi.

Apa kata pandji usai menjalani ritual adat toraja itu?

“Ini benar-benar pelajaran berharga bagi saya. Banyak hal baru yang saya dapatkan, keindahan alam, aneka adat budaya, dan keramahan masyarakat. Saya anggap ini semacam mungkin jadi ada berkahnya ya, bahwa tanpa kejadian ini mungkin saya tidak akan bertemu tokoh adat dan perwakilan dari 32 wilayah adat,” ujar stand-upper yang tengah diadukan ke polisi atas materi Mens rea itu.

Apakah kapok menggunakan adat Toraja sebagai bahan materi stand-up comedy?

“Saya menerima semua keputusan keputusan yang telah ditetapkan. Semoga ke depan saya menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi apa yang telah saya lakukan,” ujarnya.

Baca:Gegara Kasus Ini, Komika Pandji Pragiwaksono Bakal Diperiksa Jumat Mendatang

Share Here: