
Anies Baswedan Hadiri Halalbihalal SBY di Cikeas

Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri acara halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di kediaman Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (21/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Anies terlihat berbincang dengan SBY serta Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Momen pertemuan mereka juga beredar di media sosial setelah diunggah oleh Merry Riana, yang menjabat Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY, melalui akun Instagram @merryriana.
Dalam unggahan tersebut, Merry membagikan sejumlah foto dan video yang memperlihatkan SBY dan AHY berbincang dengan Anies. Dalam salah satu video, tampak pula putra kedua SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, berada di dekat ketiganya.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan open house Lebaran yang terbuka bagi siapa saja.
Hal senada disampaikan Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. Ia mengatakan setiap tamu yang datang untuk bersilaturahmi akan disambut dengan baik oleh tuan rumah. Menurut Herzaky, SBY didampingi AHY menyambut para tamu yang hadir, termasuk Anies.
Sementara itu, juru bicara Anies, Angga Putra Fidrian, mengatakan pertemuan tersebut tidak membahas hal khusus. Obrolan yang terjadi antara Anies dan keluarga Yudhoyono disebut hanya seputar suasana Lebaran dan kondisi terkini.
Sebelumnya, hubungan Anies dengan Partai Demokrat yang dipimpin AHY sempat menjadi sorotan menjelang Pilpres 2024. Pada awal 2023, Demokrat bersama Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan untuk mengusung Anies sebagai bakal calon presiden.
Namun menjelang penutupan pendaftaran Pilpres 2024, Anies justru maju bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar. Keputusan tersebut membuat Partai Demokrat keluar dari koalisi dan mencabut dukungan terhadap Anies pada September 2023.
Setelah itu, Partai Demokrat bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju dan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang kemudian memenangkan Pilpres 2024.

