
Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Kapolri: Perintah Langsung Presiden Minta Usut Tuntas
Surabaya – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen pihaknya untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap wakil kordinator KontraS, Andrie Yunus. Menurut Kapolri, Presiden Prabowo telah memerintahkan langsung kepada dirinya untuk pengusutan secara profesional dan transparan.
“Terkait dengan perkembangan dari penyerangan aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan,” ujar kapolri di Stasiun Gubeng, Minggu (15/3).
Menurut Kapolri, pihaknya akan menggunakan metode ilmiah dalam mengungkap kasus ini.
“Langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan Scientific Crime Investigation. Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi, dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” katanya.
Jenderal Sigit menambahkan bahwa jajaran kepolisian sudah bergerak di bawah koordinasi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Perkembangan kasus akan disampaikan secara berkala kepada publik.
Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus terjadi di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) pekan lalu. Korban mengalami luka bakar hingga 24 persen.

