
4 Tewas Longsor Sampah di Bantargebang, Diduga Masih Ada Yang Tertimbun
Jakarta – Gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, mengalami longsor dan menimpa kendaraan truk dan warung di sekitarnya. Sejauh ini 4 orang menjadi korban. Petugas menduga masih ada yang tertimbun.
Menurut Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta, data terbaru jumlah korban akibat longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, bertambah menjadi empat orang.
“Korban atas nama Irwan Suprihatin ditemukan di dalam truk dengan kondisi meninggal dunia,” kata Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetyo di Jakarta, Minggu (8/3).
Selain mengevakuasi korban yang telah meninggal, pihaknya juga berhasil menemukan korban selamat, yaitu atas nama Setiabudi dan Johan.
Ia menambahkan bahwa petugas sedang melakukan pendataan dan masih banyak kendaraan truk sampah dan warung yang tertimbun di lokasi area tersebut.
Berikut data korban terkait longsoran di TPST Bantargebang:
Data korban selamat
1. Setiabudi (L)
2. Johan (L)
Data korban meninggal dunia
1. Enda Widayanti (P, 25) (pemilik warung)
2. Sumine (P, 60) (pemilik warung)
3. Dedi Sutrisno (L) (sopir truk)
4. Irwan Suprihatin (L) (sopir truk).
Sementara itu, Polda Metro Jaya menduga masih ada sejumlah korban yang ikut tertimbun dalam peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu.
“Diduga masih terdapat korban lain yang belum ditemukan serta beberapa truk sampah yang turut tertimbun material longsor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Polda Metro Jaya telah melakukan penanganan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di TPST DKI Zona 4C, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Baca:Kapal Musaffah 2 Meledak Di Selat Hormuz, KBRI Abu Dhabi: 3 WNI Masih Hilang

