Ini Aturan Terbaru Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soal Study Tour-Wisuda

Ini Aturan Terbaru Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soal Study Tour-Wisuda

Jakarta – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran yang mengatur berbagai kegiatan study tour, outing, hingga wisuda untuk seluruh jenjang pendidikan di wilayah provinsi jawa barat. Ketentuan ini disebutkan bertujuan melindungi hak peserta didik, serta mendapatkan pendidikan yang adil, merata dan tidak diskriminatif.

Ada beberapa poin penting yang ditekankan pada SE Gubernur Jabar Nomor: 42/PK.03.04/KESRA, yaitu:

1. Tidak menyelenggarakan kegiatan di luar pembelajaran sebagai berikut:
• Study tour atau kegiatan sejenisnya ke luar Provinsi Jawa Barat
• Outing class atau kegiatan lain yang berbiaya tinggi
• Wisuda/perpisahan siswa dan kegiatan bersifat seremonial lain yang berbiaya tinggi
• Kegiatan serupa lainnya yang tidak termasuk kurikulum dan tidak bersifat wajib.

2. Kegiatan study tour dan sejenisnya bisa dilaksanakan dengan catatan:
• Dilaksanakan di dalam Provinsi Jawa Barat
• Bertujuan untuk membentuk karakter siswa serta meningkatkan wawasan pendidikan
• Lokasi study tour dibatasi pada pusat ilmu pengetahuan, perguruan tinggi, pusat kebudayaan, dan destinasi wisata edukatif lokal
• Sebelum kegiatan dilaksanakan sekolah harus melaporkan dan mendapat persetujuan dari Perangkat
• Daerah setempat sesuai dengan kewenangannya.

3. Kegiatan wisuda/perpisahan siswa boleh dilaksanakan, dengan memperhatikan hal ini:
• Tidak menimbulkan beban biaya kepada orang tua/wali siswa
• Harus dilaksanakan sederhana
• Kegiatan bersifat kreatif, edukatif, dan mencerminkan nilai-nilai kebersamaan serta keberhasilan belajar.

4. Sekolah yang belum mendapat program makan bergizi, siswa diimbau untuk membawa bekal makanan bergizi seimbang dari rumah.

5. Pendidikan Karakter
Mendorong pelaksanaan pendidikan karakter, bela negara, dan disiplin bagi peserta didik SMP/MTs dan SMA/SMK/MA/MAK, serta SLB. Program ini dilakukan dengan hasil kerjasama sekolah dengan jajaran TNI AD di wilayah masing-masing.
Selain itu program ini ditujukan untuk siswa umum maupun siswa yang memerlukan pendidikan dan layanan khusus.

Sebelumnya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi cukup menjadi sorotan ketika memerintahkan beberapa aturan baru bagi kegiatan pendidikan. Mulai dari melarang kegiatan wisuda, study tour/outing, hingga meminta siswa bandel masuk barak militer untuk dididik disiplin karakternya.
Baca dong:Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Siswa Bermasalah Dididik Di Barak Militer

Share Here: